BANTUAN kegiatan konservasi lahan dari program Flood Management in Selected River Basins (FMSRB) kepada kelompok Tani di Kabupaten Pandeglang, dinilai memberikan pengetahuan dan pendidikan kepada kelompok tani tentang konservasi lahan dan air pegunungan.
Pelaksanaan kegiatan konservasi lahan berupa Conservation Demokration Unit (CDU) dan penanaman bibit tanaman keras disambut antusias anggota kelompok tani. Seperti yang dirasakan kelompok Tani Melati, Desa Panjang Jaya, Kecamatan Mandalawangi, Kabupaten Pandeglang.
Ketua Kelompok Tani Melati, Muhdi mengatakan, bahwa bantuan atau program kegiatan yang diterima berupa kegiatan konservasi lahan dari Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Pandeglang ini tentu menambah pengetahuan dan wawasan bagi anggota kelompok tani.
“Saya mewakili Kelompok Tani Melati, Desa panjang Jaya dan masyarakat mengucapkan terima kasih banyak atas bantuan program yang diberikan. Alhamdulillah kami sangat antusias ingin tau dan paham tentang program konservasi ini untuk dijadikan ilmu dan dipraktikkan. Supaya tujuan dari program ini tercapai mengurangi banjir, dan bencana alam lainnya,” ungkapnya kepada Tuntas Media, Kamis (22/9/2022).
Sementara itu, Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Kecamatan Mandalawangi, Rizali mengatakan, bahwa empat Kelompok Tani di Kecamatan Mandalawangi telah menerima bibit durian dan akan melaksanakan CDU. Namun, kata Rizaldi, penanaman dan pengerjaan CDU nya masih menunggu waktu.
“Kemarin seluruh Kelompok Tani yang ada di wilayah Kecamatan Mandalawangi, telah membuat lubang untuk melakukan penanaman sekitar 2000 batang bibit pohon durian, para petani di Desa panjang Jaya juga masih menunggu untuk CDU yang luasnya mencapai 5 hektar. Sementara untuk penanaman bibit pohon durian, tinggal menunggu waktu, lantaran lubang yang sudah dibuat harus didiamkan dulu selama 15 hari, serta Conservation Demontration Unit (CDU) yang masih menunggu waktunya,” katanya.
“Jumlah Kelompok Tani yang mendapatkan bantuan program FMSRB di Kecamatan Mandalawangi sendiri ada 4 kelompok. Yaitu Poktan Melati dan Mugi Jaya di Desa Panjang Jaya, Poktan Tani Mukti di Desa Ramea, dan Poktan Sinar Harapan 3 di Desa Cikumbueun,” tutup Rizali. (ADV)























