Baznas Pandeglang Bantah Politisasi Bansos Covid-19, Ditempel Gambar Irna-Tanto Karena Pemkab Sumbang 2 Kg Beras

0
37

BADAN Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Pandeglang mengklarifikasi soal pembagian paket sembako di Kecamatan Cibitung yang ramai di media sosial karena dianggap dipolitisasi dengan memasang foto bupati dan wakil bupati.

Wakil Ketua 1 Bidang Pengumpulan Baznas Pandeglang, Acang mengatakan, bantuan paket sembako dari Baznas untuk masyarakat terdampak pandemi Covid-19 yang bergambar bupati dan wakil bupati karena kepala daerah merupakan pembina Baznas. Apalagi dalam penanganan Covid-19, Bupati Pandeglang merupakan Ketua Gugus Tugas Penanganan Covid-19.

“Kepedulian Covid-19 ini kan kita melalui kepala daerah sebagai ketuanya (Gugus Tugas, red). Jadi ya tidak ada masalah, sewajarnya saja. Walaupun sekarang mau ada pilkada ya kan beliau statusnya sebagai kepala daerah dengan wakilnya juga lagi, tidak hanya sendirian di stiker itu,” kata Acang, saat ditemui di Kantor Baznas Pandeglang, Kamis (14/05/2020).

Pihaknya menyalurkan 1.000 paket sembako untuk warga di Kecamatan Cikeusik dan Kecamatan Cibitung yang sumber dananya berasal dari infak dan sedekar para Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Pandeglang. ‚ÄúTerkait dana untuk paket sembako itu, karena Baznas ini menampung zakat, inpak dan sedekah dari Aparatur Sipil Negara itu sekitar 90 persen di Kabupaten Pandeglang, mulai dari jajaran Sekda, Dinas Pendidikan,” terangnya.

Acang juga menerangkan, jika bantuan paket sembako yang dibagikan kepada masyarakat terdapat kontribusi dari Pemkab Pandeglang, yakni dua kilogram beras. Sebab, Baznas saat ini hanya menyediakan tiga kilogram beras dan dianggap kurang, maka Pemkab Pandeglang menambah dua kilogram. Selain beras, dalam paket sembako itu juga berisi mie instan, beras, dan lain sebagainya dengan harga Rp 80.000 per kantong.

“Bantuan yang dari pemda sebanyak dua kilogram beras itu belum dikantongin dari sininya, masih bentuk per karung dan itu harus diwadahin. Kantong Baznas itu kan ada, tapi kita tidak mempersoalkan. Ya wajar itu mungkin teknis dari kecamatan, yang penting sampai kepada yang bersangkutan,” katanya.

Redaktur : A Supriadi
Reporter : Andre Sopian

Facebook Comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here