Bejat, Ayah di Pandeglang Tega Cabuli Anak Kandung

0
182

BEJAT, kata yang mungkin tepat disematkan terhadap MN (45), warga Kelurahan Saruni, Kecamatan Majasari, Kabupaten Pandeglang, Banten, yang tega mencabuli anak kandungnya yang baru berusia 14 tahun.

Korban Mutiara (bukan nama sebenarnya) yang masih duduk di bangku sekolah menengah pertama ini dicabuli ayahnya sebanyak dua kali, 11 November dan 13 Desember 2018 lalu di rumahnya.

Kasat Reskrim Polres Pandeglang, AKP Dedy Hermawan mengatakan, pihaknya baru saja mengamankan satu tersangka kasus dugaan tindak pidana pencabulan berinisial MN terhadap korban yang merupakan anak kandungnya di Kelurahan Saruni, Kecamatan Majasari, Kabupaten Pandeglang.

“Tersangka disangkakan dengan cukup kuat bukti pasal 76 D junto pasal 81 dan atau junto pasal 76 E junto pasal 82 Undang-Undang Nomor : 35 Tahun 2014 perubahan Undang-Undang Nomor : 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak,” terang Dedy saat ekspose perkara di Mapolsek Banjar, Kamis (31/01/2019) sore.

Kata dia, perbuatan tersebut terjadi pada saat korban hendak meminta uang jajan kepada pelaku. Karena kedua orangtua korban sudah berpisah dan kondisi rumah dalam keadaan sepi, maka situasi tersebut dimanfaatkan oleh tersangka untuk mencabuli korban.

“Jadi modusnya, ketika korban itu mau meminta uang jajan kepada bapaknya. Jadi kedua orangtua korban sudah pisah rumah dan kebetulan rumahnya tidak begitu jauh. Jadi di situlah dimanfaatkan (oleh tersangka, red) untuk melakukan pemerkosaan terhadap korban,” bebernya.

Bahkan usai melampiaskan nafsu setanya, tersangka sempat mengancam akan membunuh korban jika memberi tahu kepada orang lain. Dalam kasus ini kepolisian selain mengamankan tersangka, juga mengamankan barang bukti pakaian korban. Hingga saat ini kasusnya masih ditangani oleh Polsek Banjar. Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, saat ini tersangka yang berprofesi sebagai buruh ini harus mempertanggungjawabkan perbuatannya dengan mendekam dalam sel tahanan sambil menunggu proses penyidikan lebih lanjut dengan ancaman penjara di atas lima tahun.

Redaktur : D Sudrajat
Reporter : Ari

Facebook Comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here