Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah berfoto bersama pengurus Ikatan Kader Bina Keluarga Anak Balita (IKBA). (Foto: Humas Pemkab Serang)

BUPATI Serang Ratu Tatu Chasanah berkomitmen untuk terus memberikan beasiswa strata satu (S-1) atau sarjana untuk guru pendidikan anak usia dini (PAUD). Tidak hanya itu, kenaikan insentif untuk para pendidik generasi emas ini diupayakan bertambah.

“Pemda Kabupaten Serang dan kita tahu semua, berkaitan dengan sumber daya manusia, tentu kita harus berpikir menyiapkan dari awal untuk masa depan. Kita tahu pembentukan kecerdasan, ada di usia dini,” kata Tatu di sela-sela peringatan Hari Ulang Tahun Ikatan Kader Bina Keluarga Anak Balita (IKBA) Kabupaten Serang di Graha Faletehan, Kecamatan Kramatwatu, Rabu (8/3/2023).

Sejumlah program PAUD kemudian digulirkan. Pertama adalah mendorong semua guru PAUD untuk meningkatkan pendidikan melalui beasiswa sarjana. Selain itu, pemberian insentif untuk guru PAUD.

“Kami berikan beasiswa sudah angkatan kedua. Angkatan pertama, 371 orang guru sudah lulus sarjana. Dan sekarang masuk ke semester empat tahun kedua perkuliahan, ada 368 guru terus diberikan program beasiswa guru PAUD,” ujarnya.

Menurut Tatu, sebelum mempersiapkan anak-anak masa depan Kabupaten Serang, lebih dulu harus menguatkan kompetensi para pendidiknya.

“Supaya guru PAUD ini punya materi, punya bahan ajar yang sesuai dengan karakter anak-anak usia dini. Saya ingin, anak-anak kita dididik oleh guru yang mumpuni, yang siap mendidik dengan baik,” ujarnya.

Berkaitan dengan insentif, kata Tatu, dari total jumlah guru PAUD sebanyak 4.359 orang, baru diberikan kepada 3.076 guru PAUD. Total anggaran mencapai Rp 5,5 miliar. Namun sejumlah sekolah PAUD, juga diberikan biaya operasional pendidikan (BOP) dari APBN.

“Tentu ini harus kita tingkatkan, seiring dengan peningkatan pendapatan daerah, insentif juga kita upayakan meningkat. Saya ucapkan terima kasih kepada guru-guru PAUD, yang telah sangat membantu Pemda Kabupaten Serang,” ujarnya.

Program beasiswa dan insentif guru PAUD mungkin tidak terlalu populer, sebab dampaknya akan dirasakan puluhan tahun mendatang. Namun, Tatu berorientasi masa depan Kabupaten Serang. Yakni agar generasi pengisi pembangunan nanti benar-benar cerdas intelektual dan spiritualnya.

“Kita menyiapkan estafeta pembangunan. Menyiapkan mereka, anak-anak kita menjadi generasi yang handal, cerdas spiritualnya, cerdas juga IQ-nya, itu tanggungjawab kita semua. Bentuklah anak pada usia dini sebaik mungkuin, dan masukan unsur agama dalam proses pembelajarannya,” ujarnya.

Turut hadir, Kepala Dindikbud Kabupaten Serang Asep Nugrahajaya, Kepala Dinsos Subur Priyanto, Kepala DKBP3A Tarkul Wasyit, dan Pembina IKBA Kabupaten Serang Andika Hazrumy.

“Berkaitan dengan program beasiswa untuk guru PAUD, kita ingin meningkatkan kualifikasi tenaga pendidik. Jika pendidiknya berkualitas, maka proses pembelajaran juga semakin berkualitas. Mudah-mudahan, nanti ke depanm, ada penambahan Insentif untuk guru PAUD,” ujar Asep.

Ketua IKBA Kabupaten Serang Kurota Akyun menyampaikan apresiasi kepada Bupati Serang karena konsisten memberikan perhatian kepada guru PAUD. Pada kesempatan tersebut, Ratu Tatu dinobatkan sebagai Bunda PAUD Istimewa Kabupaten Serang. “

Alhamdulillah, kami pun terus bersinergi dengan Pemda Kabupaten Serang, menciptakan keluarga unggul dan sejahtera,” ujar perempuan yang akrab disapa Uyun ini. (*)

Facebook Comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here