Bimbing Keagamaan WBP, Rutan Pandeglang Gandeng RPM

0
154

DALAM upaya meningkatkan pembinaan keagamaan bagi Warga Binaan Permasyarakatan (WBP), Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Pandeglang menjalin perjanjian kerjasama dengan Relawan Pencegah Maksiat (RPM) yang dipimpinan Abuya Muhtadi Dimyati.

Penandatanganan perjanjian yang berlangsung dikediaman Abuya Muhtadi, di Kampung Cidahu, Desa Tanagara, Kecamatan Cadasari, Kabupaten Pandeglang ini dilakukan sebagai bentuk komitmen Rutan Pandeglang untuk terus memperkuat aspek spiritual dan keagamaan warga binaan, Senin (15/1/2024).

Kepala Rutan Pandeglang, Syaikoni menyampaikan pentingnya pembinaan keagamaan didalam lembaga pemasyarakatan. Menurutnya, kerjasama dengan RPM ini akan membantu dalam menyelenggarakan kegiatan keagamaan yang terstruktur dan terprogram bagi warga binaan Rutan Pandeglang.

“Kerja sama ini, merupakan langkah positif untuk meningkatkan pembinaan keagamaan warga binaan. Dengan Harapan, ketika kembali ke masyarakat, warga binaan dapat menjadi pribadi yang lebih baik.” katanya.

Dalam perjanjian kerjasama tersebut, ucap Syaikoni, RPM Kabupaten Pandeglang akan memberikan pembinaan keagamaan secara rutin, mengadakan ceramah, diskusi agama, dan kegiatan-kegiatan keagamaan lainnya di Rutan Pandeglang.

Selain itu, kata dia, penyuluh agama juga akan memberikan dukungan moral dan motivasi kepada warga binaan untuk menjalani proses rehabilitasi untuk mewujudkan kualitas karakter yang beriman dan bertaqwa.

“Nantinya RPM ini sifatnya dzikir bersama, sekaligus untuk mengisi Khutbah jum’at. Sementara untuk waktunya, kami serahkan ke pihak RPM,” ungkap Syaikoni.

Menurut Syaikoni, perjanjian kerja sama ini menjadi tonggak penting dalam mengembangkan program pembinaan keagamaan di Rutan Pandeglang, sekaligus memastikan bahwa WBP mendapat perhatian dalam segi spiritual dan keagamaan yang memadai dalam upaya mendukung reintegrasi sosial mereka.

“Pada intinya, hal ini sangatlah penting. Karena para warga binaan nantinya akan diberikan ilmu keagamaan oleh RPM, sehingga reintegrasi mereka dapat kembali dilingkungan masyarakat,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua RPM Kabupaten Pandeglang, Dede menyebut, jika perjanjian kerjasama ini sangat penting dilakukan untuk menambah ilmu keagamaan para warga binaan yang ada di Rutan Kelas IIB Pandeglang.

“Insya Allah RPM akan memberikan bimbingan Rohani kepada masyarakat atau narapidana yang ada di Rutan Pandeglang. Tujuannya, supaya mereka atau warga binaan dengan adanya dzikir dan doa, nanti kembali ke masyarakat atau keluar dari penjara ini tersentuh hatinya,” terangnya.

“Mudah mudahan diberi taufik oleh allah swt, bermanfaat dan dapat kembali ke Masyarakat dengan lebih baik lagi,” ujarnya.

Redaktur : D. Sudrajat
Reporter : Asep

Facebook Comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here