KANTOR Pertanahan (Kantah) Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Kabupaten Pandeglang, mendapatkan penghargaan dari Kementerian ATR/BPN sebagai peringkat ketiga terbaik klaster pengadaan tanah nasional.
Penyampaian penghargaan tersebut diberikan kepada Pelaksana Tugas (PLT) Kepala Kantor BPN Kabupaten Pandeglang, Suwandi Prasetyo, dalam penyelenggaraan Rapat Kerja Teknis Direktorat Jenderal Pengadaan Tanah dan Pengembangan Pertanahan.
Menanggapi hal tersebut, PLT Kepala Kantor BPN Kabupaten Pandeglang, Suwandi menuturkan, bahwa prestasi yang diraih BPN Pandeglang merupakan komitmen dalam mendukung program pemerintah.
“Prestasi ini adalah wujud dari komitmen Kantor Pertanahan Kabupaten Pandeglang, untuk terus bersinergi dengan semua pihak dalam mendukung semua program pemerintah baik prioritas maupun tidak. Dan itu tidak hanya di Intern Kementerian, akan tapi secara keseluruhan,” katanya, Kamis (8/8/2024).
Menurutnya, BPN Kabupaten Pandeglang berperan sebagai Tim Pelaksana Pengadaan Tanah pada proyek peningkatan daerah irigasi Cimoyan Pandeglang selama 10 bulan yang diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Sumber Daya Air (Dirjen SDA), Balai Besar Wilayah Sungai Cidanau, Ciujung dan Cidurian (BBWSC), Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemen PUPR).
“Pembangunan Bendung Cimoyan tersebut, diinisiasi dari hasil Feasibility Study On The Urgent Rehabilitation Strategic Irigation Project for Western Region of Indonesia tahun 2012. Yang menyimpulkan, bahwa daerah paling potensial untuk dibangunnya daerah irigasi pada rencana peningkatan irigasi Grup Cilemer adalah daerah irigasi Cimoyan,” ungkap Suwandi.
Suwandi mengatakan, bahwa hasil feasibility study tersebut didukung oleh mandat dari Peraturan Menteri PUPR Nomor 14 Tahun 2015, tentang Kriteria dan Penetapan Status Daerah Irigasi.
“Dimana Pemerintah Daerah Kabupaten atau Kota, mempunyai wewenang dan tanggung jawab untuk melakukan pengembangan dan pengelolaan sistem irigasi primer dan sekunder,” terangnya.
Ia mengaku, proyek peningkatan daerah irigasi Bendung Cimoyan ini terdapat di Desa Ciherang, Kecamatan Picung, seluas 3,61 Hektar.
“Yang terdiri atas area Bendung inti 2,94 Hektar,
rencana jalan akses 0,23 hektar, dan saluran primer 0,4 hektar. Pada pelaksanaan pengadaan tanahnya, BBWSC dan BPN bersinergi untuk mewujudkan peningkatan daerah irigasi melalui proses pengadaan tanah yang akurat dan akuntabel, atas pembebasan lahan masyarakat yang terkena dampak peningkatan daerah irigasi ini,” ujar Suwandi.
“BPN Kabupaten Pandeglang, terus memberikan yang terbaik dan bersinergi dengan semua pihak untuk mendukung Program Prioritas Nasional,” imbuhnya.
Redaktur : Fauzi
Reporter : Asep























