Harga Cabai Rawit di Pasar Badak Pandeglang Tembus 100 Ribu Perkilogram

0
173

HARGA cabai rawit oranye di Pasar Badak Pandeglang, membuat para pedagang di pasar tersebut merasa kaget. Pasalnya, harga cabai rawit oranye yang sebelumnya masih Rp 35 ribu per kilogram, mendadak naik Rp 100 ribu per kg. Sedangkan untuk harga cabai rawit hijau, dari harga 30 ribu, mendadak naik menjadi Rp 80 ribu per kg.

Salah seorang pedagang, Aas mengatakan, bahwa tingginya harga cabai rawit oranye ini lantaran pasokan menipis, sulit untuk mendapatkan, serta kemungkinan di daerah juga belum panen.

“Kaget juga, karena biasanya saya menjual cabai rawit oranye itu harga per kilo nya masih 35 ribu. Namun hari ini, harganya sudah mencapai 100 ribu per kilo. Terus untuk cabai rawit hijau, dari 30 ribu sekarang saya menjual 80 ribu,” katanya, Senin (5/8/2024).

“Kalau untuk harga bawang merah, bawang putih, cabai merah keriting, dan yang lainnya itu masih normal bahkan cenderung sedikit ada penurunan. Hanya 2 jenis cabai itu saja, yang mengalami kenaikan,” sambung Aas.

Aas menyebut, jika biasanya dalam sehari bisa menjual 5 sampai 10 kg, untuk saat ini ia hanya mampu menjual 1 kg saja.

“Akibat naiknya harga, mungkin para pembeli menguranginya. Yang biasanya beli 1 kilo, sekarang paling seperempatnya. Dan saya juga biasa sehari bisa menjual sampai 10 kilo, setelah harganya naik hanya bisa menjual 1 kilo,” ungkapnya.

Sementara, salah seorang pembeli asal Pandeglang, Neneng menuturkan, jika dengan naiknya harga cabai rawit oranye dan cabai rawit hijau, dirinya mengurangi jumlah pembelian cabai tersebut.

“Saya berjualan seblak, dan yang beli itu biasanya minta yang pedas. Karena harga cabainya naik, saya mengurangi jumlah pembelian dan mengakali para pembeli dengan memperbanyak memakai lada,” ucapnya.

Neneng berharap pada pemerintah, untuk segera kembali menstabilkan harga cabai.

“Mudah-mudahan, pemerintah dalam waktu dekat bisa menurunkan harga cabai seperti semula,” ujarnya.

Redaktur : Fauzi
Reporter : Asep