Harga Daging Ayam Potong di Pandeglang Masih Tinggi, Omset Penjual Turun 50 Persen

0
34

HARGA daging ayam potong di pasar Tradisional Badak Pandeglang, belum mengalami penurunan sejak 3 bulan lalu.

Salah seorang pedagang daging ayam potong, Aceng mengungkapkan, bahwa sudah beberapa bulan ini harga daging ayam masih tetap sebesar Rp 35.000 per kilogramnya.

“Harga daging ayam potong sudah mulai naik saat menjelang Pilkada Tahun 2024 lalu, atau sudah sekitar 3 bulan. Biasanya kalau harga normal itu dikisaran 30 ribu rupiah per kilo, namun sampai saat ini harga masih tetap 35 ribu,” katanya.

Ia mengaku, jika tingginya harga ayam ini berdampak pada omset penjualan yang turun bila dibanding ketika harga daging lebih murah. Selain itu, kata Aceng, lemahnya daya beli masyarakat dalam menghadapi tingginya harga menjadi salah satu faktor menurunnya pendapatan para pedagang.

“Selain harganya yang masih tinggi, pendapatan kita sebagai pedagang juga turun sekitar 50 persen. Karena yang biasanya setiap hari kita bisa menjual sampai 500 ekor, sekarang mah 200 ekor juga sudah kewalahan karena pembelinya juga sepi,” ungkap Aceng.

Salah seorang pembeli, Sukimah menuturkan, bahwa dengan masih tingginya harga daging ayam potong membuatnya mengurangi jumlah pembelian.

“Biasanya setiap saya beli daging ayam itu 5 kilo. Namun sejak naiknya harga dari 3 bulan lalu, saya paling mampu membeli sekitar 2 kilo saja,” ucapnya.

Sukimah berharap kepada pemerintah, agar bisa menstabilkan harga daging ayam potong supaya kembali normal.

“Pengennya sih murah lagi kaya dulu, biar kita bisa beli lebih banyak dan penjual juga diuntungkan,” ujarnya.

Reporter : Asep