Harga Gula Pasir di Pandeglang Mulai Turun

0
274

HARGA gula pasir di Pasar Badak Kabupaten Pandeglang, Banten, hingga saat ini masih stabil dan stoknya terbilang aman. Padahal sebelumnya, harga gula pasir saat pandemi virus corona (Covid-19) terbilang tinggi dan sulit untuk didapatkan. Ditambah pasa Ramadan biasanya harga beberapa kebutuhan pokok mengalami kenaikan.

Ade, pedagang sembako di Pasar Badak Pandeglang, Ade mengaku, gula pasir dijual Rp 16.000 per kilogram. Padahal sebelumnya dijual Rp Rp 18.000 per kilogram.

“Harga sekarang hanya Rp 16.000 satu kilogram. Memang pas kemarin ramai-ramai ada virus corona harganya mencapai Rp 18.000 untuk satu kilogram, tapi udah turun,” kata Ade, saat ditemui di tokonya, Kamis (07/05/2020).

Ia menuturkan, kenaikan harga yang sebelumnya terjadi diakibatkan karena kesulitan mendapatkan pasokan gula pasir dan saat ini stoknya sudah normal.

“Kalau sekarang sudah gampang, sudah banyak di agen-agen besar juga,” terangnya.
Pada saat harga gula mengalami kenaikan, ia hanya diberi jatah satu karung untuk satu pekan. Hal itu terjadi lantaran sulitnya pasokan gula pasir ke Pasar Badak Pandeglang.

“Kalau minggu kemarin memang setiap pedagang itu sempat dijatah, untuk satu toko hanya satu karung. Kita mau beli dua karung juga tidak boleh,” pungkasnya.

Hal serupa juga dikatakan Idris, penjual sembako di Pasar Badak. Ia mengatakan, bahwa gula pasir di Pandeglang sudah tidak sulit ditemukan dan harganya pun mulai turun.
Ia berharap gula pasir tidak sulit lagi didapatkan dan harganya diharapkan terus turun.

“Alhamdulilah sekarang gula pasir gampang didapatkan, semoga harga tidak naik lagi dan tidak sulit didapatkan,” singkatnya.

Semenara itu, Yeni, pembeli gula juga menyebutkan bahwa harga gula pasir kini turun dari Rp18.000 hingga Rp. 20.000 per kilogram dan kini hanya Rp16.000 per kilogram. Ia berharap kepada pemerintah, jika bahan pokok naik peran pemerintah aktif dalam penanganan harga bahan pokok.

“Harga gula sudah turun Alhamdulilah, kemarin ada yang Rp 18.000 sampai Rp 20.000 per kilogram. Kalau harga naik seperti itu seharusnya peran pemerintah ada agar harga bahan pokok tidak tinnggi,” imbuhnya.

Redaktur : A Supriadi
Reporter : Andre Sopian

Facebook Comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here