DPC Gerakan Ekonomi Kreatif Nasional (GEKRAFS) Kabupaten Pandeglang sukses menggelar Pembukaan Perlombaan Hari Anak Nasional (HAN) Tahun 2026 Tingkat Kabupaten Pandeglang dengan mengusung tema “Suara Anak Tanah Jawara”. Kegiatan ini menjadi wadah bagi ratusan anak untuk mengekspresikan bakat, kreativitas, dan keberanian mereka dalam suasana yang edukatif, aman, dan menyenangkan.
Acara dibuka secara resmi oleh Bupati Pandeglang, Hj. Raden Dewi Setiani, S.Sos., M.A., serta dihadiri unsur Forkopimda, kepala OPD, Bank Banten KC Pandeglang, para sponsor, kepala sekolah, guru, dewan juri, orang tua, komunitas, dan berbagai elemen masyarakat.
Ketua Pelaksana Hari Anak Nasional 2026, Rangga Eka, menyampaikan bahwa tingginya partisipasi peserta menunjukkan besarnya semangat anak-anak Pandeglang dalam mengembangkan potensi diri melalui kegiatan positif.
“Tahun ini sebanyak 236 peserta mengikuti berbagai cabang perlombaan, terdiri dari 112 peserta lomba mewarnai, 58 peserta lomba menggambar, 42 peserta fashion show, dan 24 peserta lomba menyanyi solo. Antusiasme ini menjadi bukti bahwa anak-anak Pandeglang memiliki kreativitas, keberanian, dan semangat berkarya yang luar biasa,” ujarnya.
Menurut Rangga, kegiatan ini tidak hanya bertujuan mencari juara, tetapi juga membangun karakter anak melalui nilai sportivitas, kepercayaan diri, kreativitas, dan kecintaan terhadap seni serta budaya lokal.
Ketua Pembina DPC GEKRAFS Kabupaten Pandeglang, Hj. Nuriah, menegaskan bahwa Hari Anak Nasional merupakan momentum penting untuk memperkuat komitmen bersama dalam memenuhi hak-hak anak.
“Dengan tema Suara Anak Tanah Jawara, kami ingin menghadirkan ruang bagi anak-anak untuk menyampaikan ide, menunjukkan bakat, dan mengembangkan kreativitasnya. GEKRAFS percaya bahwa kreativitas harus ditanamkan sejak usia dini sebagai bekal membangun generasi yang unggul,” katanya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Pandeglang, Bank Banten KC Pandeglang, dunia usaha, sponsor, komunitas, relawan, guru, serta seluruh pihak yang telah berkolaborasi menyukseskan kegiatan tersebut.
Sementara itu, Bupati Pandeglang Hj. Raden Dewi Setiani mengapresiasi inisiatif GEKRAFS Kabupaten Pandeglang yang telah menghadirkan ruang positif bagi tumbuh kembang anak melalui kegiatan kreatif.
Menurut Bupati, Hari Anak Nasional bukan sekadar agenda seremonial, melainkan momentum untuk memastikan setiap anak memperoleh haknya untuk hidup, tumbuh, berkembang, mendapatkan pendidikan, perlindungan, dan kesempatan yang sama dalam meraih cita-cita.
“Tema Suara Anak Tanah Jawara mengandung makna bahwa anak-anak Pandeglang harus diberi ruang untuk menyampaikan gagasan, menunjukkan bakat, mengembangkan kreativitas, dan berani bermimpi besar. Mereka adalah generasi penerus yang akan menentukan masa depan Kabupaten Pandeglang,” ujar Bupati.
Bupati juga mengajak seluruh orang tua, guru, dunia usaha, komunitas, dan seluruh elemen masyarakat untuk terus memperkuat kolaborasi dalam menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, kreatif, serta ramah anak.
Pemerintah Kabupaten Pandeglang, lanjutnya, berkomitmen mendukung terwujudnya Kabupaten Layak Anak melalui berbagai program yang berpihak pada pemenuhan hak anak, peningkatan kualitas pendidikan, kesehatan, perlindungan anak, serta pengembangan kreativitas generasi muda.
Mengakhiri sambutannya, Bupati secara resmi membuka rangkaian perlombaan Hari Anak Nasional Tahun 2026 Tingkat Kabupaten Pandeglang dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim.
Melalui peringatan Hari Anak Nasional Tahun 2026, DPC GEKRAFS Kabupaten Pandeglang berharap lahir lebih banyak talenta muda kreatif yang mampu berprestasi hingga tingkat nasional bahkan internasional, sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah, dunia pendidikan, dunia usaha, komunitas, dan keluarga dalam membangun generasi emas Indonesia dari Tanah Jawara.























