Jalan Rusak, Warga Datangi DPRD Banten

0
144

MASYARAKAT meminta agar Pemerintah Provinsi Banten memfasilitasi pembangunan jalan Pakencen Bojonegara, Kelurahan Tamansari Merak yang dinama menjadi kewenangan Pemkot Cilegon dan kondisinya rusak parah. Jalan Pakuncen-Tamansari merupakan perbatasan antara Kota Cilegon dengan Kabupaten Serang.

Salah satu warga Humaedi mengatakan jalan yang menjadi kewenangan Kabupaten Serang kondisinya sudah bagus dan sudah dibeton sementara yang di wilayah Cilegon masih rusak parah. “Masyarakat sudah berkoordinasi dengan Pemkab Serang tetapi pihak Pemkab Serang bilang itu kewenangan kota Cilegon, kita berkoordinasi dengan Pemkot Cilegon mengatakan bahwa jalan sepanjang kurang lebih 3 kilometer hanya digunakan masyarakat Kabupaten Serang,” Katanya.

Saat ini lanjutnya, jalan Pakuncen-Tamansari sudah mengalami rusak parah sejak lima tahun yang lalu dan sering menyebabkab kecelakaan karena selain jalan yang lebarnya lima meter dan rusak parah juga sampingya ada ada tebing setinggi 70 meter.

“Dua bulan setengah yang lalu ada kecelakaan mobil terjun ke jurang yang menyebabkan dua orang meninggal,” tambahnya.

Masyarakat hanya berharap agar Pemerintah Provinsi dapat mendorong Pemkot Cilegon agar mempercepat pembangunan jalan yang sudah rusak parah. “Saat ini warga melakukan iuran perkeluarga 10.000 untuk membeli semen dan pasir serta koral untuk menutup titik yang mengalami kerusakan parah,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua DPRD Provinsi Banten Asep Rahmatullah mengatakan kita akan mendorong Pemkab Serang dan Kota Cilegon agar berkoordinasi untuk mempercepat pembangunan jalan pakuncen-tamansari.

“Jika Pemkot Cilegon tidak ada anggarannya agar membuat proposal dan diajukan ke provinsi,” pungkasnya.

Untuk diketahui, jalan pakencen-tamansari menjadi satu-satunya akses untuk menjual hasil pertanian warga ke pasar baru Merak Cilegon, namun saat ini jalan sulit untuk dilewati.

Redaktur : D Sudrajat
Reporter : Farid

Facebook Comments