Jelang Nataru, Harga Bahan Pokok di Pasar Badak Pandeglang Masih Tinggi

0
30

SEMINGGU jelang perayaan Natal dan Tahun Baru 2024, harga berbagai bahan pokok di pasar badak Pandeglang bertahan tinggi.

Kepala Unit Pelayanan Teknis (UPT) Pasar Badak Pandeglang, Asep Dede mengatakan, bahwa menjelang libur Nataru harga bahan pokok di pasar memang memiliki kecenderungan tinggi apalagi untuk tahun ini dibarengi dengan bencana El Nino.

“Meski harga komoditas cabai cenderung melandai, namun masih belum mencapai harga normal. Cabai rawit merah contohnya, per 13 Desember 2023 sempat menyentuh harga Rp. 100 ribu, namun hari ini turun hingga Rp. 85 Ribu,” katanya, Senin (18/12/2023).

“Cabai merah besar Rp 40 ribu turun dari Rp 65 Ribu. Cabai merah keriting Rp 55 ribu dari Rp 70 ribu, dan cabai rawit hijau turun Rp 40 ribu dari Rp 45 ribu. Itu perbandingan harga pada 13 Desember dengan hari ini,” sambung Asep.

Berbeda dengan cabai, Asep mengungkapan, jika harga beras justru mengalami kenaikan sebesar Rp. 1.000 dari update periode sebelumnya yang hanya Rp 14 ribu.

“Untuk beras yang premium sekarang Rp 15 ribu, dan medium Rp 13 ribu. Normalnya kan paling Rp. 9 hingga 12 ribu,” terangnya.

Dirinya menambahkan, jika harga komoditas lain seperti bawang putih menyentuh harga Rp 36 ribu, bawang merah Rp 31 ribu, bawang bombai Rp 26 ribu.

“Untuk bawang memang cenderung turun, tapi harga saat ini masih terbilang tinggi atau belum bisa dibilang normal,” ujar Asep.

Asep menjelaskan, meski diproyeksi akan terus mengalami kenaikan, pihaknya akan terus berupaya untuk menekan jumlah kenaikan hingga tidak terlalu besar.

“Kalau diperlukan, mungkin nanti bersama pihak lain akan ada operasi pasar murah. Kemudian, biasanya memang dimomen libur Nataru ini permintaan bahan pokok cukup banyak,” terangnya.

Kendati demikian, tingginya harga bahan pokok tidak mempengaruhi stok para pedagang. Asep mengklaim, baik pedagang maupun konsumen tidak kesulitan dalam memenuhi kebutuhan bahan pokok tersebut.

“Selain itu, meski harganya tinggi, konsumen masih mudah mendapatkan. Pertama karena stoknya melimpah, kemudian karena memang daya belinya yang cukup tinggi,” imbuhnya.

Sementara, salah seorang pedagang cabai di pasar Pandeglang, Enjum (42) membenarkan terkait penurunan harga cabai meskipun masih terbilang tinggi.

“Iya Harga cabai masih lumayan mahal, bahkan mungkin kalo udah deket-deket hari libur bakal naik lagi. Harga segitu mah memang masih tinggi pak. Kalo tinggi sebenernya udah berbulan-bulan ya, sejak kemarau yang terjadi bulan kemarin,” ujarnya.

Redaktur : D. Sudrajat
Reporter : Asep

Facebook Comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here