KPU Pandeglang Sosialisasi Pilkada Kepada Pemilih Pemula

0
444

JELANG Pilkada Pandeglang yang akan dihelat 23 September 2020, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pandeglang melakukan sosialisasi kepada pemilih pemula di SMK Negeri 2 Pandeglang, Senin (27/01/2020). Hal ini dilakukan untuk menumbuhkan kesadaran dalam mengikuti pemilu secara demokratis, serta meningkatkan partisipasi pemilih.

Bekerjasama dengan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Pandeglang, ratusan siswa mengikuti sosialisasi. Materi sosialisasi di antaranya tata cara pemilihan dan cara memberikan hak suara yang sah dalam menentukan pemimpin Kabupaten Pandeglang salama lima tahun.

Ketua KPU Kabupaten Pandeglang, Ahmad Sujai mengatakan, potensi suara pemilih pemula dapat menyumbangkan suaranya di Pilkada Serentak 2020. Diharapkan, para pemilih pemula ini bisa menjadi pelopor perubahan, menjadi pelopor pemilih yang berkualitas dan pemilih yang cerdas.

“Cara yang kami lakukan dengan menggandeng organisasi masyarakat, organisasi kepemudaan dan juga sekolah menengah sederajat,” kata Sujai.
Ia menjelaskan pada Pilkada Pandeglang 2020, pihaknya menargetkan partisipasi pemilih di angka 75 persen. Adapun jumlah pemilih pemula di pemilu sebelumnya sebanyak 40.000 pemilih, dari total pemilih pemula sebanyak 10 persen. Diharapkan pemilih pemula menjadi pelopor perubahan dan menjadi pemilih yang berkualitas dan cerdas.

“Kalau berbicara masalah persoalan berapa jumlah pemilih pemula kalau melihat angka di pelaksana di pemilu sebelumnya ini cukup besar dan kalau berbicara target partisipasi kita juga harus berbicara persoalan realistis di pemilihan Bupati dan Wakil Bupati tahun 2015,” jelasnya.

Sementara itu, Sub Bidang Wawasan Kebangsaan dan Penanganan Konflik Kesbangpol Pandeglang, Dede Mulyadi mengatakan, jika melihat data pemilih pemula sebanyak 30 persen dari total Daftar Pemilih Tetap (DPT) pada kenyataannya tingkat pemilih pemula sangat rendah terutama di Pilkada 2015.

“Pemilih pemula itu hanya sekitar 15 persen dan totalitas partisipasi masyarakat di Pilkada 2015 lalu itu juga masih rendah yaitu 56,72 persen,” kata Dede.
Ia menjelaskan, setelah menyasar kepada pemilih pemula pihaknya akan melakukan kembali sosialisai kepada masyarakat yang akan dilakukan pada Febuari hingga Mei mendatang di 35 kecamatan se-Kabupaten Pandeglang.

Ia juga mengimbau, kepada pemilih pemula untuk memberikan informasi dan rekam jejak untuk mengajak rekan-rekannya berpartisipasi di pemilu mendatang. Dede berharap para pemilih pemula mengenal pendidikan politik dan pada pelaksanaan pemilih pemula dapat menjadi pemilih yang cerdas tahu tentang visi misi yang akan mereka pilih. “Diharapkan di tahun 2020 daftar pemilih bertambah menjadi 80 persen,” harapnya.

Redaktur : A Supriadi
Reporter : Andre Sopian

Facebook Comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here