Lansia di Kadomas Tinggal di Gubuk Reyot Bersama Dua Cucunya

0
1074

ANIS (82), warga Kampung Curug Nganggur, Kelurahan Kadomas, Kecamatan Pandeglang, Kabupaten Pandeglang, hidup bersama dua cucunya di gubuk reyot miliknya.

Nenek renta ini hidup dengan penuh keterbatasan, bukan karena tidak punya anak atau famili. Kedua anaknya yang sudah berumah tangga tidak kunjung datang untuk sekadar menengok.

Untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari, Anis hanya mampu mengharapkan belas kasihan tetangganya. Meski hidup dengan penuh keterbatasan, Anis dan kedua cucunya tidak mendapatkan bantuan dari Pemerintah, apalagi di tengah pandemi Covid-19.

“Tinggal sama cucu dua orang, kalau makan dari tetangga. Bantuan tidak ada,” singkat Anis, saat ditemui di kediamannya, Selasa (21/04/2020).

Icah, salah seorang warga sekitar mengatakan, Anis sudah puluhan tahun tinggal di rumah tidak layak huni dan untuk makan pun Anis hanya mengharapkan belas kasihan dari tetangga.

“Nenek Anis tinggal sama dua cucuknya, anaknya tidak pulang-pulang. Buat makan saja nenek Anis dari saya dan tetangga,” kata Icah.

Di tengah pendemi Covid-19 ini, Icah berharap Pemkab Kabupaten Pandeglang dapat segera memberikan bantuan berupa sembako kepada nenek Anis. Karena menurutnya, jika situasi pendemi ini terus berlanjut, warga sekitar tidak akan mampu untuk memberi kapada nenek Anis. Karena warga sekitar pun terkena imbas dari Covid-19.

“Ya harapan saya, pemerintah bisa segera membantu nenek Anis, karena kami juga sebagai tetangga dia kan selalu bisa memberi kalau situasi corona ini terus berlanjut,” harapnya.

Sementara itu, Ketua RT 01 Nanang mengatakan, sejak ditetapkannya masyarakat untuk tetap di rumah hingga saat ini masyarakat Kampung Curug Nganggur belum menerima bantuan. Namun Kelurahan Kadomas sudah meminta data KTP dan KK untuk program bantuan, akan tetapi tidak diketahui kapan bantuan tersebut datang.

“Kalau bantuan belum ada, apa lagi untuk lansia seperti nenek Anis. Ada juga dulu tapi sebelum adanya virus corona ini,” terangnya.

Redaktur : A Supriadi
Reporter : Andre Sopian