Paska Libur Lebaran, Pemohon Kartu Pencari Kerja di Disnaker Pandeglang Membludak

0
618

PERMINTAAN pembuatan Kartu Pencari Kerja (Pencaker) atau masyarakat menyebutnya kartu kuning di Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kabupaten Pandeglang, Banten, paska libur Idul Fitri 1439 Hijriah mulai membludak. Bahkan hari ini, Jumat (22/06/2018) tercatat ada sekitar 600 pemohon Kartu Pencaker. Pantauan Tuntas Media, ratusan masyarakat yang memohon Kartu Pencaker umumnya akan mencari pekerjaan ke luar daerah.

Kasi Penempatan Tenaga Kerja Disnaker Pandeglang, Ayu Ela Badriah mengatakan, membludaknya pemohon Kartu Pencaker mulai terjadi sejak bulan puasa lalu hingga paska libur lebaran saat ini.

“Hari ini banyak sekali yang membuat kartu tenaga kerja, catatan kami dari tadi pagi ada 600 orang yang mau melamar kerja. Rata-rata (mencari kerja, red) keluar daerah semua, ada yang baru lulus sekolah kan mungkin banyak yang dibawa oleh saudaranya,” ungkap Ayu.

Ia menerangkan, untuk bisa mendapatkan Kartu pencaker, pemohon harus mengisi formulir yang sudah disediakan oleh Disnaker Pandeglang. Selain itu juga ada beberapa persyaratan yang harus dilengkapi, seperti e-KTP, pas foto terbaru, dan fotokopi ijazah.

“Kami sudah sediakan formulir pembuatan kartu tenaga kerja di sini, jadi masyarakat harus mengisi terlebih dahulu. Persyaratan juga harus dibawa, seperti e-KTP, pas foto terbaru dan ijazah, kalau yang baru lulus biasanya belum ada ijazah, jadi mereka bisa menggunakan surat tanda kelulusan,” bebernya.

Sementara, Erfika Fadillah salah seorang pemohon Kartu Pencaker mengaku, tidak ada kesulitan saat memproses pembuatan Kartu Pencaker. Selain itu warga Kecamatan Kaduhejo juga mengaku tidak dipungut biaya untuk penerbitan Kartu Pencaker.

“Dalam pembuatan kartu tenaga kerja ini tidak ada kesulitan dari segi persyaratan dan lainnya bahkan tidak ada pungutan sedikitpun, syaratnya pun mudah tinggal membawa e-KTP, pas foto dan ijazah,” akunya.

Senada dikatan pemohon Kartu Pencaker lainnya, Adi Suryadi. Warga Kecamatan Jiput mengatakan, proses pembuatan Kartu Pencaker cukup mudah.

“Saya dulu kan pernah bikin di sini, jadi saya tahu persyaratannya, cuma bawa KTP, foto, sama ijazah doang, abis itu ngisi formulir yang sudah disediakan Disnaker. Kebetulan adik saya yang mau kerja, jadi saya hanya nganter,“ ungkap Adi.

Redaktur  : A Supriadi
Reporter  : “Dase” Bahrul Ulum

Facebook Comments