Pemdes Sukamanah Gelar Mudes Penyusunan RKP-Des TA 2020

0
111

DALAM rangka mempersiapkan program pembangunan yang akan dilaksanakan pada tahun 2020, Pemerintah Desa (Pemdes) Sukamanah, Kecamatan Kaduhejo, Kabupaten Pandeglang,
menggelar musyawarah desa penyusunan Rencana Kerja Pembangunan Desa (RKPDes) di Aula Desa Sukamanah, Rabu (30/10/2019) pagi.

Dengan dilaksanakannya musyawarah desa ini diharapkan program yang dilaksanakan tahun 2020 untuk lebih ke peningkatan sumber daya manusia.

“Kegiatan tadi terkait RKPDes dan penyusunan panitia perencanaan pembangunan 2020, yang paling banyak usulan di tahun 2020 ini masyarakat menginginkan peningkatan SDM. Kemungkinan di tahun 2020 akan banyak di pembinaan, karena masyarakat ini membutuhkan peningkatan SDM,” kata Kades Sukamanah, Yayan Ahyani saat ditemui di usai rapat musyawarah desa.

Tahun depan pihaknya akan memfokuskan pada peningkatan SDM, salah satunya dengan mengundang narasumber dari luar untuk membina masyarakat.

Menurutnya, jika hanya sebatas sosialisasi dirasa kurang pas tanpa menghadirkan narasumber. Ia pun akan melibatkan masyarakat kalangan atas dan kalangan pemerintah.

“Jadi keinginan saya semacam pelatihan, kita menghadirkan narasumber juga ke depannya. Kemungkinan dari narasumber saya menginginkan dua-duanya dari pemerintah dan dari orang yang kreatif dari masyarakat juga. Karena dari masyarakat juga ada Badan Permusyawaratan Daerah (BPD) mengapa tidak mereka menjadi narasumber,” tuturnya.

Selain meningkatkan SDM, Yayan pun akan meningkatkan produk unggulan Desa Sukamanah yakni dari UMKM dan BUMDes. Seperti, telor asin, telor ayam negri dan siluet (seni ukir) yang menurutnya masih membutuhkan suntikan dana.

“Jadi tahun depan juga akan meningkatkan pada UMKM tadi. Di sini yang dikelola desa, yaitu kulinernya ada dari kerajinan tangannya juga ada. Sekitar ada lima dari kuliner juga banyak kelompok-kelompok, terus kripik juga ada pengerajinnya, dan itu dikelola desa ada lima,” jelasnya.

Selain itu, Yayan berencana meningkatkan perpustakaan desa. Selain untuk meningkatkan minat baca, keberadaan perpustakaan juga diharapkan mampu mengurangi penggunaan gawai oleh anak-anak.

“Perpustakaan ini sudah ada kegiatan mingguan. Hari Jumat perpus itu ada kegiatan memasak untuk ibu-ibu dan anak-anak dihadirkan juga untuk membaca. Terus hari Sabtu itu kita adakan senam untuk lansia dan di hari Minggu itu perpustakaan khusus anak. Jadi giat membaca secara terbuka dan nonton bareng film pendidikan,” pungkasnya.(ADV)

Facebook Comments