Kepala BPKPAD Kota Cilegon Dana Sujaksani menerima cenderamata dari Pemkab Barito Provinsi Kalimantan Selatan

CILEGON – Pemerintah Kota (Pemkot) Cilegon kembali menerima kunjungan dari pemerintah daerah, Senin 27 Mei 2024. Kali ini, kunjungan dilakukan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Barito Kuala serta Bank Kalimantan Selatan (Kalsel).

Tujuannya, dalam rangka Studi Tiru tentang implementasikan Kartu Kredit Pemerintah Daerah (KKPD) dalam Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) yang telah dilaksanakan oleh Pemkot Cilegon. Dimana, DPRD dan Pemkab Barito Kuala serta Bank Kalsel ini merupakan pemerintah daerah ke- 45 yang melakukan kunjungan ke Kota Cilegon terkait implementasikan program KKPD.

Diketahui, kedatangan Tim DPRD dan Pemkab Barito Kuala serta Bank Kalsel yang dipimpin Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Barito Kuala, Wiwien Masruri dan Ketua Komisi 1 DPRD Kabupaten Barito Kuala, Basuki serta Kepala Divisi Dana dan Digital Banking Bank Kalsel, Suriadi disambut hangat oleh Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Pendapatan dan Aset Daerah (BPKPAD) Kota Cilegon Dana Sujaksani didampingi Kepala Bidang (Kabid) Perbendaharaan BPKPAD Kota Cilegon Noppy Kusuma beserta tim KKPD Kota Cilegon dan Bank BJB Cilegon.

“Kita bersama-sama sharing terkait pemahaman KKPD ini, dikarenakan setiap daerah memiliki karakteristik dan kendala yang berbeda beda. Pemkot Cilegon juga sangat intens menjalin komunikasi serta kerjasama yang baik dan bersinergi dengan Pemerintah Pusat (Kementerian Dalam Negeri-red), Perbankan (Bank BJB-red) sebagai mitra pelaksanaan pembayaran KKPD,” kata Kepala BPKPAD Kota Cilegon Dana Sujaksani sebagaimana dirilis Diskominfo Kota Cilegon, Senin 27 Mei 2024.

Hal itu dilakukan, tambah Dana, agar sistem pembayaran berbasis kartu kredit dapat diimplementasikan dengan baik di wilayah masing-masing. “Dalam hal ini, BPKPAD selaku leading sector dalam hal pengelolaan keuangan daerah akan terus berupaya mengawal KKPD ini. Disamping itu, kami juga akan mengevaluasi apa saja yang kurang dalam implementasi KKPD ini agar kedepan lebih baik, bermanfaat dan memberikan pelayanan terbaik,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala BPKAD Kabupaten Barito Kuala, Wiwien Masruri menyampaikan apresiasi kepada Pemkot Cilegon yang telah mengimplementasikan sistem KKPD, sehingga menjadi daerah percontohan bagi pemerintah daerah lainnya.

“Kami ingin belajar langsung implementasi KKPD ini di Cilegon yang telah lebih dulu melaksanakan digitalisasi pembayaran belanja uang persedian melalui KKPD. Dengan demikian, kami dapat gambaran yang jelas tentang KKPD ini, terkait mekanisme alur penatausahaan, pencatatan serta pertanggungjawabannya dalam sistem aplikasi pengelolaan keuangan daerah, begitu juga halnya dengan sharing kendala yang dihadapi serta kelebihannya dalam hal implementasi KKPD ini. Tujuannya, tidak lain agar bisa segera diimplentasikan di daerah kami secepatnya,” katanya. (ADV)

Facebook Comments