Pertama di Pandeglang, SPBU Ini Bukan Berjualan BBM

0
58

BISNIS waralaba dengan ide usaha minuman, umumnya hanya menggunakan booth dan dispenser biasa. Tetapi ada usaha jualan minuman susu dengan konsep unik dan beda dari yang lain, yakni seperti SPBU salah satunya ialah Pertamilk.

Brand waralaba minuman susu yang unik telah diperkenalkan di Indonesia, dengan mengusung ide usaha mirip dengan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) pada umumnya.

Orang-orang mungkin akan mengira, jika mereka menjual Bahan Bakar Minyak (BBM) untuk kendaraan. Tapi setelah dilihat lebih teliti, ternyata itu adalah gerai es susu dengan berbagai varian rasa.

Di Pandeglang sendiri, tepatnya di jalan Serang-Pandeglang, Kecamatan Cadasari, Kabupaten Pandeglang, kedai kopi Joe’s Brother ikut bekerja sama dengan brand tersebut.

Menurut penjaga yang sekaligus pelayan booth Pertamilk, Eki Kurniawan mengungkapkan, bahwa ide untuk ikut menjual susu Pertamilk sendiri karena pihaknya melihat peluang dan Joe’s Brother sendiri baru menjual brand Pertamilk ini selama satu minggu.

“Di Pandeglang kita yang pertama berjualan Pertamilk ini, dan kita gak mau ketinggalan hype,” katanya, Senin(27/11/2023).

Dirinya mengungkapkan, bahwa bahan baku untuk produk sendiri pihaknya diwajibkan membeli dari pemilik brand. Ditambahkan Eki, produk yang dijual tidak hanya susu original, akan tetapi memiliki 10 varian rasa lainnya.

“10 varian rasa tersebut diantaranya, cokelat, stroberi, vanilla, taro, espresso, matcha, red velvet, pisang, serta mangga. Rasa itu, didapat dari powder yang harus dibeli dari pihak Pertamilk,” ungkap Eki.

Eki mengaku bahwa penjualan es susu PertaMilk tersebut sudah berlangsung sepekan yang lalu, dengan menyajikan 10 varian rasa. Selain itu, Ia menyebutkan, jika dalam sehari mampu menjual 30 hingga 35 cup dengan omset sekitar Rp. 600 ribu.

“Pertamilk ini sudah seminggu berjalan, untuk harganya Rp. 18 ribu per cup. Dengan menyajikan 10 varian rasa, dan Alhamdulillah omset sekitar Rp. 600 ribu per hari,” terangnya.

Eki mengatakan bahwa dalam sehari, pembelian dari produk Pertamilk sendiri bisa mencapai 30-35 cup.

“Tergantung tingkat keramaiannya, banyak juga pembeli yang merasa aneh,” ujarnya.

Sementara, salah seorang pembeli, Nisa mengungkapkan, jika konsep yang diterapkan oleh Pertamilk ini terbilang unik.

“Rasanya enak, dan harganya juga cukup terjangkau. Apalagi ini di Pandeglang satu-satunya, dan juga baru pertama dibuka,” singkatnya.

Redaktur : D. Sudrajat
Reporter : Asep

Facebook Comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here