Puluhan Wajib Pajak Diberi Surat Kesanggupan Membayar Saat Terjaring Razia PKB

0
46

UNIT Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Pengelolaan Pendapatan Daerah (PPD) Bapenda Provinsi Banten, Samsat Pandeglang yang didampingi Satuan Lalulintas (Satlantas) Polres Pandeglang, kembali menggelar razia Pajak Kendaraan Bermotor (PKB), pada Senin (13/11/2023).

Kepala UPTD PPD Bapenda Provinsi Banten, Samsat Pandeglang, Epy Shafiullah, melalui Kepala Seksi (Kasi) Penerimaan UPTD Samsat Pandeglang, Ina Rokhaeti mengatakan, bahwa hari ini pihaknya telah menertibkan sebanyak puluhan kendaraan yang kedapatan masih menunggak pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB).

“Hari ini, kita kembali melakukan penertiban atau razia Pajak Kendaraan Bermotor (PKB). Dan untuk hari ini, kita telah menertibkan sebanyak 29 kendaraan yang belum membayar pajak kendaraannya,” katanya.

Dirinya menerangkan, jika dalam razia kali ini, sedikitnya ada puluhan kendaraan yang terjaring razia lantaran belum membayar Pajak Kendaraan Bermotor (PKB).

“Saat ini yang sudah terjaring sedikitnya ada 29 kendaraan yang terdiri dari 23 unit kendaraan roda dua, dan 6 unit kendaraan roda empat,” ungkap Ina.

Menurut Ina, para Wajib Pajak (WP) yang terjaring dalam razia ini nantinya akan diberikan surat pernyataan kesanggupan membayar pajak dengan tenggang waktu selama 7 hari.

“Alhamdulilah tadi ada yang langsung membayar pajak, karena kita juga sudah menyiapkan mobil Samling untuk mempermudah para Wajib Pajak (WP) dalam membayar kewajibannya,” ujarnya.

Ina mengimbau kepada seluruh Wajib Pajak (WP), untuk tertib dalam membayar Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) agar Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor Pajak Kendaraan Bermotor dapat meningkat.

“Kami mengingatkan kembali kepada masyarakat Kabupaten Pandeglang agar tertib dalam membayar kewajiban Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) nya tepat waktu. Sehingga, dapat memberikan dampak yang positif untuk pembangunan daerah,” tutup Ina.

Redaktur : D. Sudrajat
Reporter : Asep

Facebook Comments