RRI Luncurkan Program Tanggap Bencana “Kentongan”

0
141
PROGRAM Tanggap Bencana 'Kentongan' Lembaga Penyiaran Publik (LPP) Radio Republik Indonesia (RRI) resmi diluncurkan di halaman Hotel Marbela, Anyer, Kabupaten Serang, Provinsi Banten, Rabu (25/09/2019). (ISTIMEWA)

PROGRAM Tanggap Bencana ‘Kentongan’ Lembaga Penyiaran Publik (LPP) Radio Republik Indonesia (RRI) resmi diluncurkan di halaman Hotel Marbela, Anyer, Kabupaten Serang, Provinsi Banten, Rabu (25/09/2019).

Peluncuran program ini diresmikan langsung oleh Direktur Utama RRI, M. Rohanudin dengan mengetuk ketongan secara simbolis bersama tamu undangan dan masyarakat yang hadir menyaksikan peresmian program unggulan RRI tersebut.

“Saudara-saudara, sebangsa dan se-tanah air, acara yang disiarkan oleh 105 RRI seluruh Indonesia, dan disiarkan juga oleh 223 stasiun relay di Indonesia, pada sore hari ini, saya nyatakan dibuka,” ujar Rohanudin yang disambut oleh bunyi kentongan dari hadirin.

Peluncuran Program Tanggap Bencana ‘Kentongan’ RRI ini dihadiri pula oleh jajaran Direksi RRI, Dewan Pengawas, sejumlah Kepala Stasiun RRI dari berbagai wilayah, dan Kabid Humas BNPB, Rita Rosita Simatupang.

Tidak cuma itu, dari unsur pemerintahan juga turut menghadiri acara tersebut, seperti Wakil Bupati Serang, Pandji Tirtayasa, Asisten Daerah I Pemprov Banten, Samsir, Kepala Diskomsantik Provinsi Banten, Komari, Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Banten, Eneng Nurcahyati, unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkominda)  Banten. Bahkan Wakil Wali Kota Palu, Sigit Poernomo atau Pasha Ungu pun ikut hadir.

Program ‘Kentongan’ RRI diluncurkan sebagai jawaban atas kebutuhan akan adanya media massa yang concern terhadap mitigasi bencana. “Program ‘Kentongan’ ini, merupakan serangkaian upaya tanggung jawab RRI sebagai lembaga penyiaran publik untuk terlibat dalam penyadaran masyarakat akan pentingnya mitigasi bencana. Nama kentongan dikaitkan dengan kearifan lokal pada sebagian masyarakat Indonesia sebagai penanda terjadinya suatu peristiwa,” ucap Rohanudin.

Program ‘Kentongan’ berupaya mengedukasi publik menjadi masyarakat tangguh bencana. Sebab pertolongan pertama saat terjadi bencana adalah pada diri orang itu sendiri.
Program ‘Kentongan’ juga berupaya menjadikan tanggap bencana sebagai bagian gaya hidup, mulai dari sigap menghadapi bencana, mengatasi bencana dan peduli terhadap lingkungan.

Sementara itu, Wakil Bupati Serang, Panji Tirtayasa menyampaikan terimakasihnya kepada RRI yang telah mempercayakan peluncuran program ‘Kentongan’ Radio Tanggap bencana di Anyer. “Kabupaten Serang sebagai daerah yang memiliki kerawanan bencana dianggap sangat terbantu dengan program tersebut,” ujarnya.

Terlebih lagi kata Panji, program ini digagas RRI dengan melibatkan stakeholder terkait di daerah. Melalui kesempatan ini diharapkan warga di Kabupaten Serang akan lebih bersahabat dengan bencana. “Kita hidup di wilayah bencana, maka dari itu bencana tidak boleh dipandang sebagai musuh tetapi kita harus anggap bahwa dia adalah sahabat yang suatu saat bisa datang sewaktu-waktu,” tandasnya.

Di akhir acara, dilakukan simulasi penanganan bencana oleh BPBD Kabupaten Serang dengan melibatkan ratusan masyarakat.

Redaktur : A Supriadi
Sumber : Siaran Pers RRI Banten

Facebook Comments