SERANG, TUNTASMEDIA.COM  – Senyum bahagia terpancar dari wajah Neng Marni (14), siswi asal Kampung Seba, Desa Harundang, Kecamatan Cikeusal, Kabupaten Serang. Kebahagiaan itu hadir saat menerima bantuan sepeda listrik dari Ketua Fraksi Gerindra DPRD Kabupaten Serang, Ahmad Muhibbin.

Selama ini, Neng Marni harus menempuh perjalanan yang cukup jauh dari rumahnya dengan berjalan kaki setiap hari untuk menuju sekolah sejak duduk di bangku Mts, Namun jarak yang tidak dekat dan kondisi perjalanan yang melelahkan tidak pernah menyurutkan semangatnya untuk menuntut ilmu.

Selepas lulus menempuh pendidikan Mts, kini Marni melanjutkan pendidikan di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) yang juga jaraknya cukup jauh jika ditempuh jalan kaki.

Kisah perjuangan neng yang ingin terus melanjutkan pendidikan tersebut akhirnya sampai kepada Ahmad Muhibbin. Sebagai bentuk kepedulian terhadap dunia pendidikan dan masa depan generasi muda, ia memberikan bantuan berupa sepeda listrik agar Neng Marni dapat berangkat ke sekolah dengan lebih mudah, aman, dan nyaman.

Bantuan tersebut disambut haru oleh Neng Marni dan keluarganya. Senyum yang terus menghiasi wajah remaja itu menjadi gambaran betapa berarti bantuan tersebut bagi kehidupannya. Kini, ia tidak lagi harus menghabiskan banyak tenaga dengan berjalan kaki setiap hari untuk mengejar cita-citanya.

“Terimakasih pak Prabowo, Pak Andra Soni, Bu Annisa, dan Pak Muhibbin dari Partai Gerindra Kabupaten Serang telah membantu saya sehingga bisa bersekolah kembali,” ujang Neng Marni.

Kata Neng Marni, bantuan ini sangat bermanfaat bagi dirinya. Karena bisa digunakan untuk alat tranportasi sekolah dan dirinya pun bisa bertemu dengan teman temannya lagi serta bersosialisasi.

Ucapan terimakasih juga disampaikan oleh ibu dari Neng Marni yaitu Nurhayati. “Terimakasih bapak sudah membantu saya, anak saya, memberikan transportasi buat sekolah,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua Fraksi Gerindra DPRD Kabupaten Serang, Ahmad Muhibbin mengatakan, bahwa pendidikan merupakan hak setiap anak. Menurutnya, keterbatasan ekonomi maupun sarana transportasi tidak boleh menjadi penghalang bagi anak-anak untuk memperoleh pendidikan yang layak.

“Semoga bantuan ini dapat meringankan beban Neng Marni dan keluarganya serta menjadi penyemangat untuk terus belajar dan meraih cita-cita. Kita semua memiliki tanggung jawab untuk membantu anak-anak yang memiliki semangat belajar tinggi,” ujarnya.

Kisah Neng Marni menjadi pengingat bahwa masih banyak anak di pelosok daerah yang harus berjuang dengan segala keterbatasan demi mengenyam pendidikan. Kepedulian dari berbagai pihak diharapkan dapat membuka jalan bagi mereka untuk terus belajar dan mewujudkan masa depan yang lebih baik.

Redaktur: Rizal Fauzi 

Reporter: Firo