BADAN Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Pandeglang mencatat, jumlah penduduk miskin di Kabupaten Pandeglang pada 2024, menurun.
Turunnya jumlah penduduk miskin di Kabupaten Pandeglang, turut memberikan dampak terhadap pengurangan persentase penduduk miskin.
Kepala BPS Kabupaten Pandeglang, Achmad Widijanto melalui Statistisi Ahli Madya BPS Kabupaten Pandeglang, Adji Subekti menerangkan, bahwa hingga saat ini jumlah penduduk miskin di Kabupaten Pandeglang sebanyak 113 ribu orang.
“Terkait dengan angka kemiskinan di Kabupaten Pandeglang tahun 2024, secara persentase penduduk itu mencapai 9,18 persen atau sebanyak 113 ribu penduduk miskin. Jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya atau tahun 2023 itu mencapai 9,27 persen atau kurang lebih sebanyak 114 ribu. Artinya terjadi perbaikan walaupun tidak signifikan, turun sebesar 0,09 persen atau hampir 1000 yang artinya ada penurunan jumlah penduduk miskin,” ucapnya.
Menurutnya, angka tersebut merupakan angka terendah dalam 10 tahun terakhir sejak tahun 2014 dan penurunan penduduk miskin ini bisa jadi salah satunya karena adanya stimulus dari pemerintah pusat dan daerah.
“Kalau kita lihat dalam 10 tahun terakhir, jumlah persentase di tahun 2024 itu adalah posisi terbaik atau posisi terendah. Dan ini kita apresiasi juga, mungkin ada campur tangan dari Pemerintah Daerah dalam rangka melakukan pengentasan kemiskinan,” kata Adji.
Adji menuturkan, selain capaian dalam pengurangan kemiskinan, Indeks Kedalaman Kemiskinan dan Indeks Keparahan Kemiskinan di Kabupaten Pandeglang juga mengalami perbaikan.
“Hal lain di kemiskinan ini adalah, indeks kedalaman kemiskinan. Dan di tahun 2024 sekarang itu sebesar 1,52 persen, sementara tahun 2023 sebesar 1,56 persen. Itupun mengalami perbaikan atau mengalami penurunan sebesar 0,04 persen. Kemudian indeks kedalaman kemiskinan, dan di tahun 2024 sebesar 1,52 persen sementara di tahun 2023 sebesar 1,56 persen itupun mengalami perbaikan atau penurunan sebesar 0,04 persen,” ungkapnya.
“Yang terakhir adalah indeks keparahan kemiskinan, di tahun 2024 sebesar 0,35 persen. Sementara tahun 2023 kemarin sebesar 0,38 persen, jadi secara keseluruhan kodisi kemiskinan di Kabupaten Pandeglang mengalami perbaikan kondisi yang dilihat dari jumlahnya, persentasenya, lalu dilihat dari kedalaman kemiskinan, dan keparahan kemiskinan. Dan itu menjadi catatan baik untuk Kabupaten Pandeglang,” sambung Adji.
Adji mengungkapkan, bahwa penurunan kemiskinan itu diketahui usia BPS melakukan Survey Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) yang dilakukan secara rutin setiap tahunnya.
“Setiap tahun kita melakukan dua kali Susenas, pada bulan Maret dan September. Sedangkan untuk perhitungan data kemiskinan Kabupaten, dilakukan di Maret,” ujarnya.
Redaktur : Fauzi
Reporter : Asep























