Tekan Angka Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak, Kejaksaan Negeri Pandeglang Gelar FGD

0
161

GUNA menekan angka kekerasan terhadap perempuan dan anak, Kejaksaan Tinggi (Kejati) Banten bekerjasama dengan Kejaksaan Negri (Kejari) Pandeglang menggelar Focus Grup Discusion, di Ballroom Horison Altama Pandeglang, Senin (14/11/2022).

Kepala Kejaksaan Negeri Pandeglang, Helena Octaviane mengatakan, bahwa kegiatan FGD ini diinisiasi oleh Kepala Kejaksaan Tinggi Banten, Leonard Eben Ezer Simanjuntak. Mengingat angka kekerasan terhadap perempuan dan anak di Provinsi Banten, khususnya di Pandeglang sangat tinggi.

“Hari ini kami mengadakan kegiatan FGD, yang mana memang inisiatirnya adalah Pak Kajati Banten. Mengingat tingginya angka kekerasan terhadap perempuan dan anak, terutama banyak kejadian-kejadian tawuran, geng motor, pelecehan seksual terhadap anak dan lain sebagainya,” ungkapnya kepada Tuntas Media.

Dikatakan Helena, melalui kegiatan ini pihaknya dari Kejaksaan mengajak berbagai elemen untuk bersama-sama mengedukasi masyarakat tentang bagai mana menekan angka kekerasan terhadap perempuan dan anak.

“Biar bisa menekan angka kekerasan terhadap perempuan dan anak, kami ingin mengajak berbagai elemen untuk bersama-sama mengedukasi masyarakat tentang bagai mana menekan angka kekerasan terhadap perempuan dan anak,” terangnya.

Sementara itu, Wakil Kejaksaan Tinggi Banten, Agustin mengatakan, bahwa kegiatan ini sebagai upaya nyata yang dilakukan Kejaksaan dalam memberikan akses keadilan terhadap perempuan dan anak yang berhadapan dengan hukum.

“Ini sebagai upaya Kejaksaan untuk bagaimana membuat akses keadilan terhadap perempuan dan anak. Karena di Provinsi Banten, Khususnya di Pandeglang kenakalan remaja sudah meningkat, seperti halnya adanya tawuran dan geng motor, belum lagi kekerasan terhadap perempuan dan anak,” kata Agustin.

“Oleh karena itu, kita mencoba untuk memberikan ruang kepada stakeholder terkait untuk melaksanakan FGD, tentang Akses Keadilan Bagi Perempuan dan Anak Yang Berhadapan dengan Hukum,” imbuhnya.

Redaktur : D. Sudrajat
Reporter : Asep

Facebook Comments