Begini Jawaban Bupati Pandeglang Terkait Surat “Teguran” Dari Kemendesa PDTT

0
757

BUPATI Pandeglang, Irna Narulita mengaku, belum menerima dan mengetahui surat dari Kemendesa PDTT terkait Potensi Penyalahgunaan Dana Desa. Bahkan dirinya mengetahui surat tersebut dari wartawan.

“Mana, mana Kepala DPMPD (Taufik Hidayat, red)? Ibu belum tahu ada surat dari Kemendes. Ibu belum baca, tadi kepala dinasnya (Taufik Hidayat, red) diem saja,” kata Bupati Irna saat ditemui di acara Gerakan Diversifikasi Pangan Lokal di Pancaniti Alun-alun Pandeglang, Senin (02/04/2018).

Dirinya berpendapat, ada alasan dalam menerbitkan SE Bupati Pandeglang Nomor : 176 Tahun 2018 tentang Prioritas Pembangunan Dana Desa dan Alokasi Dana Desa. Dasar penerbitan SE tersebut, seperti Kemendesa dan PDTT hingga Perbup Pandeglang.

Terpisah, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintah Desa (DPMPD) Pandeglang, Taufik Hidayat mengatakan, belum menerima surat asli dari Kemendesa PDTT yang ditujukan kepada Bupati Pandeglang.

“Kami juga belum menerima surat yang asli. Karena surat itu kan dari Sekjen Kemendesa, kemudian suratnya untuk ibu (Irna Narulita, red) dan tembusan ke kami dan hingga hari ini kami belum terima surat yang aslinya,” ucapnya.

Taufik menjelaskan, prioritas DD di Kabupaten Pandeglang sudah mengikuti apa yang diatur oleh Kemendesa PDTT. Atas dasar itu, kemudian muncul Perbup Pandeglang Nomor : 4 dan Nomor : 5 yang mengatur itu semua.

“Karena perbup itu sangat tebal, maka kami membuat sebuah surat edaran agar kepala desa cepat memahami. Surat edaran itu sama seperti yang tertuang di Perbup Nomor : 4 dan Perbup Nomor : 5 kaitan dengan prioritas Dana Desa,” pungkasnya.

Redaktur : Dendi
Reporter : Ari

Facebook Comments