Camat Banjar Pantau Persiapan Pilkades Citalahab

0
375

CAMAT Banjar, Kabupaten Pandeglang, Doni Hermawan bersama sejumlah kepala desa, Senin (09/12/2019) mengunjungi para calon kades di Desa Citalahab. Kunjungan tersebut dilakukan untuk meredam konflik saat Pilkades Citalahab yang akan dilaksanakan, Minggu 15 Desember 2019.

Menjelang pilkades, situasi politik bisa semakin memanas. Apalagi Pilkades Citalahab tergolong ketat, karena diikuti oleh lima calon.

Camat Banjar, Doni Hermawan mengatakan agenda kunjungan tersebut bukan karena adanya kekhawatiran konflik. Melainkan untuk memastikan bahwa wilayah yang menyelenggarakan pilkades dalam situasi yang kondusif.

“Kalau kekhawatiran tidak. Karena tidak akan terpengaruh dengan kondisi ini. Ini hanya silaturahmi kepada para calon untuk menjaga komunikasi dalam bermasyarakat,” kata Doni.

Kata dia, dengan silaturahmi ini diharapkan siapapun calon kades yang memenangi pilkades bisa merangkul calon lain agar tidak menimbulkan konflik di tengah masyarakat.

“Nanti ke depan ada yang menjadi kades, ini bisa lagi dipererat antarcalon,” ucap mantan Kepala Pelaksana BPBD Pandeglang ini.

Ia mengaku, kunjungannya tersebut bukan kali pertama. Karena kegiatan tersebut sudah menjadi tradisi dari kades dalam rangka menciptakan kondusifitas wilayah di Kecamatan Banjar.

“Jadi memang silaturahmi ini dengan kepala desa, kepada calon kades di Citalahab adalah suatu kebiasaan yang dilakukan sejak lama. Ini merupakan hal yang baik, yang harus dilestarikan oleh kita. Memang kita harus menjaga silaturahmi kepada calon,” ungkap Doni.

Mengenai pengamanan Pilkades Citalahab, kata Doni, pihaknya terus mengintensifkan pengawasan menjelang pemilihan dengan melakukan patroli ke tiap basis calon kades untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

“Karena semakin dekat konstelasi politiknya semakin memanas, sehingga kita butuh banyak pemantauan terhadap calon maupun pendukungnya,” kata Doni.

Ia bersama unsur Muspika Banjar juga terus membahas langkah-langkah yang harus dilakukan ketika terjadi tindakan di luar ketentuan.

“Kami bersama muspika akan terus membahas langkah-langkah yang harus dilakukan. Karena kami tidak ingin kecolongan terhadap hal-hal diluar ketentuan,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepada Desa Cibodas, Sarnata mengatakan, kunjungan tersebut merupakan bentuk silaturahmi kepada para kandidat dan sudah merupakan tradisi setiap menjelang pilkades.

“Kegiatan tadi untuk silaturahmi, dan kami mendoakan agar tidak ada hal yang tidak diinginkan. Pada intinya semoga saat pelaksanaan berjalan dengan lancar,” pungkasnya.

Redaktur : A Supriadi
Reporter : Andre Sopian

Facebook Comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here