Dinkes Pandeglang Gandeng Desa Dalam Penanggulangan Tuberkolosis

0
33

TBC masih menjadi salah satu permasalahan kesehatan masyarakat di Indonesia khususnya di Kabupaten Pandeglang. Oleh karena itu, dalam konteks ini Dana Desa (DD) tahun 2024 menjadi instrumen penting dalam upaya penanggulangan TBC tersebut.

“Indonesia adalah salah satu negara terbesar yang beban penyakit TBC nya itu sangat tinggi. Jadi hari ini kerja bareng-bareng, bareng-bareng kerja. Karena ada Instruksi Presiden ada 7 isu strategis untuk penanganan dengan menggunakan Dana Desa, salah satunya menurunkan angka TBC di Indonesia khususnya di Kabupaten Pandeglang,” ungkap Bupati Pandeglang, Irna Narulita saat membuka acara “Peran Desa Dalam Penanggulangan TBC” bersama Dinas Kesehatan dan Seluruh Kepala Desa di Hotel Rizky, Pandeglang, pada Senin (20/5/2024).

Irna mengatakan, bahwa dalam menanggulangi penyakit TBC di Pandeglang dibutuhkan kerjasama antara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) dengan Pemerintah Desa (Pemdes).

“Kerjasama antara kami Pemerintah Kabupaten dengan Pemerintah Desa supaya bisa menginventarisir permasalahan, dugaan, suspek yang diduga menyandang penyakit tersebut sehingga harus segera ditangani tanpa informasi dari mereka. Dan ini butuh kerjasama antara Pemkab dan Pemdes, agar bisa membasmi TBC ini supaya tidak merajalela,” terangnya.

Di tempat yang sama, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pandeglang, Eni Yati menuturkan, bahwa jumlah terduga TBC di Kabupaten Pandeglang sebanyak 32.098 orang.

“Tahun 2024 ini orang yang terduga TBC itu sekitar 32.098 orang. Dan pada periode Bulan Januari sampai April, sudah ditemukan sebanyak 11.234 orang atau sebesar 39 persen dan yang rencana diobati itu sebanyak 5.944. Artinya ini bukan hal yang mudah untuk menemukan orang yang terduga TBC. Oleh karena itu, peran Kepala Desa harus bisa membantu dan mendorong masyarakatnya apabila ada yang terduga TBC segara kontak dengan Tenaga Kesehatan,” tegas Eni Yati.

Eni Yati berharap, jika akhir tahun ini seluruh terduga dan penderita TBC di Pandeglang bisa segera ditangani.

“Harapannya mudah-mudahan diakhir tahun ini, semua yang terduga TBC bahkan yang kena TBC semuanya bisa ditangani berkat partisipasi para Kepala Desa,” ujarnya.

Redaktur : Fauzi
Reporter : Asep