Hanya Diberi Janji, Warga Banjar Mengeluh Jalan Tetap Rusak

0
476

WARGA di Kecamatan Banjar, Kabupaten Pandeglang mengeluhkan kondisi jalan penghubung Desa Banjar menuju Kelurahan Kalanganyar, Kecamatan Pandeglang yang mengalami kerusakan cukup parah. Kerusakan terutama terjadi di sekitar Kampung Pasirawi, Desa Pasirawi, Kecamatan Banjar.

Menurut keterangan warga, jalan yang dibangun pada 2007 itu terakhir direhab 2013 silam. Bahkan, akibat kondisi jalan yang rusak serta licin karena diguyur hujan, tidak sedikit pengendara yang terjatuh.

“Pada perayaan Hari Raya Idul Fitri, bukan satu atau dua, bahkan puluhan orang yang mengalami kecelakaan akibat jalan yang rusak,” ucap Kepala Desa Pasirawi, Rosyidi, Kamis (04/07/2019).

Ia bersama desa lainnya sudah sering mengajukan perbaikan jalan melalui agenda musrenbang. Namun hingga saat belum terealisasi.

“Kami dari pemerintah desa, khususnya dari Desa Banjar, Desa Pasirawi, dan Desa Mogana dari tahun-tahun kemarin sudah mengupayakan dan mengusulkan kepada pihak yang berkompeten. Tapi untuk saat ini yang sudah dibangun baru Desa Banjar, itu pun belum keseluruhan,” tuturnya.

Dikatakan Rosyidi, sekitar Rp 500 juta Dana Alokasi Khusus (DAK) sudah tertera di Kantor Kecamatan Banjar. Ia berharap dengan adanya DAK, pemerintah secepatnya meneruskan pembangunan jalan yang tahun lalu hanya sampai Kampung Pabuaran, Desa Banjar.

“Ada Dana Alokasi Khusus (DAK) di kecamatan, memang sudah tertera kurang lebih Rp 500 juta. Kami mohon kepada pemerintah kabupaten mudah-mudah cepat terealisasi pembangunannya, sehingga bisa mempelancar perekonomian masyarakat dan masyarakat yang melintasi tidak resah,” harapnya.

Ke depan pembangunan jalan tidak lagi dengan hotmix, melainkan betonisasi agar bisa bertahan lama.

“Mudah mudahan ke depan bukan hotmix melainkan betonisasi, sehingga kekuatan tersebut bisa dijamin, ” pungkasnya.

Sementara, Ani (60), warga Kampung Pasirawi mengatakan, warga kesulitan melewati akses jalan yang menanjak dan berlubang. Akibatnya tak jarang pengendara yang mengalami kecelakaan.

“Banyak yang kecelakaan. Bahkan saya suka bangun tengah malam karena sering terjadi warga yang ke pasar terjatuh di jalan ini” ungkapnya.

Ani mengatakan, Camat Banjar pernah menjanjikan jika jalan tersebut akan dibangun setelah Idul Fitri. Namun hingga saat ini jalan tersebut masih rusak dan tidak ada kejelasan terkait pembangunannya.

“Pas waktu muludan di Kampung Pasirawi, Pak Camat Banjar (Doni Hermawan, red) pernah mengatakan, setelah lebaran jalan ini akan dibangun, tapi sampai sekarang tidak ada pembangunan sama sekali,” ujar Ani menirukan ucapan Camat Banjar.

Ditemui di Gedung DPRD Pandeglang, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Pandeglang, Girgiantoro mengatakan, ke depan akan ada reaktivasi jalur kereta api. Maka untuk jalur Banjar sampai Kadomas akan diutamakan perbaikannya tahun depan.

“Untuk jalur Banjar sampai Kadomas kita upayakan, karena ke depan akan ada aktivitas jalur kereta api. Jadi ke depannya akan diprioritaskan dan diperbaiki tahun 2020,” pungkasnya.

Redaktur : A Supriadi
Reporter : Andre Sopian

Facebook Comments