IMM Soroti Penggunaan Dana Covid-19 di Pandeglang

0
261

PIMPINAN Cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Kabupaten Pandeglang menyayangkan pengelolaan anggaran penanganan Covid-19 karena tak sesuai harapan.

Pasalnya Pemkab Pandeglang telah mencanangkan anggaran yang bersumber dari APBD senilai Rp 1,7 miliar untuk penangan Covid-19, namun hal itu dinilai tidak disesuai yang diharapkan.

Adapun anggaran tersebut diberikan kepada delapan SKPD, mulai dari RSUD Berkah Pandeglang sebesar Rp 599,800,000.00 Dinas Kesehatan Kabupaten Pandeglang 823,600,000.00 Dinas Perhubungan Kabupaten Pandeglang Rp 45,040,000.00 Dinas Komunikasi, Informatika Sandi dan Statistik Kabupaten Pandeglang Rp 82,980, 000.00 Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Pandeglang Rp 49, 464,000.00 Satuan Polisi Pamong Praja Kabuapten Pandeglang Rp 111,600,000.00 Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Pandeglang Rp 20, 000,000.00 Dinas Perindustrian, Perdagangan dan ESDM Kabuapten Pandeglang Rp 20,000,000.00 dengan jumlah keseluruhan Rp 1, 753, 484, 000.00.

Sekertaris Jendral PC IMM Pandeglang, Sadin Maulana mengatakan, Pemkab Pandeglang terkesan tidak becus dalam mengelola anggaran. Soalnya melalui dana Tak Terduga (TT) Dinas Sosial Kabupaten Pandeglang tidak kebagian anggaran untuk penanganan Covid-19.

“Tentu ini menjadi kejanggalan.karena selama bencana Covid-19, Dinas Sosial Kabupaten Pandeglang seharusnya melakukan aksi nyatanya dalam memberikan bantuan-bantuan kepada masyarakat terdampak dan jika tidak dianggarkan lalu mereka mengandalkan dana dari mana,” ujar Sadin Maulana, Minggu (03/05/2020).

Sadin juga mengatakan, dari delapan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang menerima dana TT, seperti kebingungan dalam pengalokasiannya. Karena ada dinas yang seharusnya dianggarkan malah tidak dianggarkan dan yang seharusnya tidak malah dianggarkan.

Senada disampaikan Ketua PC IMM Pandeglang, Elien Robiqi. Ia meminta
Pemkab Pandeglang serius dalam menangani wabah Covid-19. Karena tidak menutup kemungkinan anggaran penanganan Covid-19 menjadi ajang bancakan oknum pemangku kebijakan. Maka dari itu Pemkab harus transparan terkait anggaran penanganan Covid-19.

Redaktur : A. Supriadi
Reporter : Andre Sopian

Facebook Comments