Indeks Kerawanan Pilkada Pandeglang Paling Tinggi

0
128

BADAN Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Pandeglang menyebutkan tingkat kerawanan pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Pandeglang masih tinggi. Hal itu disampaikan Bawaslu saat jumpa pers di Sekretariat Bawaslu Kabupaten Pandeglang, Rabu (26/02/2020).

Potensi kerawanan pemilu dalam Pilkada Kabupaten Pandeglang berada dalam level tinggi, yakni mencapai 60,80 persen. Kondisi tersebut dihitung dari partisipasi politik 75,07, sosial politik 52,33, penyelengara pemilu yang bebas dan adil 54,25, kontestasi 67,86 persen, data tersebut hasil dari pemilu dan pilkada tahun sebelumnya.

Kordiv Pengawasan Bawaslu Pandeglang, Karsono mengatakan, indeks kerawanan pemilu pada Pilkada Pandeglang muncul paling tinggi. Hal itu diketahui berdasarkan data pada pemilu 2019 dan pilkada tahun sebelumnya.

“Untuk Pandeglang IKP saat ini berada pada level lima atau tinggi, tentunya kami dari Bawaslu harus punya strategi khusus untuk bagaimana menurunkan status IKP tersebut,” ujar Karsono.

Ia mengatakan, angka tersebut merupakan hasil survei dari beberapa lembaga mulai dari KPU, kepolisian, TNI, media dan internal Bawaslu.

“Dari potensi ini kita akan lebih perketat pengawasan serta membuat strategi khusus untuk pengawasan pilkada,” jelasnya.

Karsono menuturkan, tingkat kesadaran dan keberanian masyarakat Kabupaten Pandeglang untuk menyampaikan pelanggaran juga masih rendah, karena ketakutan dan kekuatan data pelaporan yang disampaikan.

Mengenai hal tersebut, salah satu upaya yang akan dilakukan Bawaslu yakni cepat tanggal untuk melakukan investigasi ketika mendapatkan dugaan adanya pelanggaran.

“Untuk persoalan keberanian masyarakat untuk melaporkan pelanggaran, kami tentunya saat ini akan siap tanggap untuk menangani masalah tersebut,” pungkasnya.

Redaktur : A Supriadi
Reporter : Andre Sopian

Facebook Comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here