Isak Tangis Korban Gempa Pecah Saat Dikunjungi Wabup Pandeglang

0
125

WAKIL Bupati Tanto Warsono Arban meninjau sekaligus memberikan bantuan logistik, bagi korban gempa bumi di beberapa wilayah yang terdampak gempa, tepatnya di Kp.Parakan desa Banyumas Kecamatan Bojong, desa Cikayas Kecamatan Angsana dan desa Cibitung Kecamatan Munjul, Senin (05/08/2019).

Disela-sela peninjauan, Wakil Bupati Tanto Warsono Arban mengatakan gempa yang mengguncang Kabupaten Pandeglang pada Jumat lalu, berdampak pada kerusakan rumah warga, dan sarana fasilitas umum di berbagai wilayah di Kabupaten Pandeglang.

“Untuk saat ini menurut data dari Kemensos dan Pemerintah daerah, hingga Senin siang (05/08/2019) ada 402 rumah warga mengalami kerusakan, dengan kategori rusak ringan 209, rusak sedang 88 dan rusak berat 105,” kata Tanto.

Lebih lanjut Ia mengatakan dalam hal penganganan korban gempa bagi rumah warga yang mengalami rusak ringan, proses penangananya telah dilakukan oleh perangkat desa dan Kecamatan dengan bergotong royong memperbaiki rumah warga yang hanya mengalami rusak ringan, adapun rumah warga yang terdampak bencana gempa masuk kategori rusak sedang dan berat Pemerintah daerah akan menerbitkan Surat keputusan (SK) Bupati.

“Terkait usulan bantuan rumah layak huni dan tahan gempa kepada Pemerintah Pusat melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), karena anggaran Pemerintah daerah terbatas,“ tuturnya.

“Oleh karena itu pihaknya berharap apa yang menjadi usulan Pemerintah daerah kepada Pemerintah Pusat terkait permohonan bantuan rumah layak huni bagi warga yang terdampak gempa bisa terpenuhi,” pungkasnya.

Marnah salah satu korban gempa di Kampung Parakan, Desa Banyumas, Kecamatan Bojong yang rumahnya rusak parah, tak kuasa menahan tangisnya ketika melihat kedatangan Wakil Bupati Pandeglang, Tanto Warsono Arban yang memberikan bantuan kepada dirinya.

“Pasrah, mau gimana lagi, ya melihat kondisi rumah sangat takut, takut ambruk, terimakasih sudah diberi bantuan, semoga rumah saya dapat diperbaiki kembali,” ucap Marnah sambil menangis.

Tak hanya Marnah, Ijah salah satu warga korban gempa asal desa Cikayas, Kecamatan Angsana meminta kepada Pemerintah agar membantu memperbaiki rumahnya yang rusak.

“Saat ini saya bersama keluarga mengungsi di rumah saudara, karena tempat tingga kami hancur saat terjadi gempa, oleh karena itu Saya berharap Pemerintah bisa membantu memperbaiki rumahnya yang rusak, biar kami sekeluarga tidak mengungsi terus-terusan,” ucapnya.

Redaktur : A. Jamaludin
Reporter : Dendi