Kejari Pandeglang Periksa Kepala ULP

0
317

KEJAKSAAN Negeri (Kejari) Pandeglang, Senin (18/12/2017) memeriksa Kepala Unit Layanan Pengadaan (ULP) setempat, Asep Rahmat. Berdasarkan informasi yang diperoleh wartawan, Asep diperiksa terkait sejumlah proyek pengadaan barang dan jasa milik pemerintah yang diduga bermasalah sepanjang 2017.

Pantauan Tangsel Pos, Asep mulai diperiksa sejak pagi hingga sore hari di Ruang Pidsus. Pemeriksaan terhadap pria berkacamata ini sempat direhat sekitar 30 menit pada pukul 13.30 hingga 14.00 untuk menunaikan salat Dzuhur. Selepas istirahat, pemeriksaan dilanjutkan kembali hingga sore hari.

Kasi Pidsus Kejari Pandeglang, Feza Reza membenarkan, telah mengundang yang bersangkutan (Asep Rahmat) untuk dimintai keterangan. “Ya,” singkat Feza kepada sejumlah wartawan.

Ditanya kapasitas Asep Rahmat yang dimintai keterangan, Feza enggan memberi penjelasan dan segera berlalu meninggalkan wartawan.

Sementara, Asep Rahmat mengaku, kehadirannya di Kejari Pandeglang atas undangan kejaksaan nterkait proses lelang proyek sepanjang tahun ini. Ia menjelaskan, pemeriksaan itu baru pada pembahasan secara umum.

“Betul ada satu pekerjaan yang memang surat penawarannya di atas pagu anggaran. Tapi sekali lagi, kalau itu kan diatur sebagaimana dalam dokumen pengadaan. Teknis bisa ditanyakan kepada Pokja ULP,” ungkap Asep disinggung adanya perusahaan pemenang lelang yang melakukan penawaran di atas pagu.

Namun, Pokja ULP Pandeglang, sambung Asep sudah menyampaikan laporan bahwa lelang tersebut adalah jenis kontrak unit price atau gabungan. Jadi harga penawaran yang jadi patokan adalah RAB (Rencana Anggaran Biaya, red) bukan surat penawaran. Kecuali kalau kontraknya langsam,” terang Asep.

Ditanya siapa saja di ULP Pandeglang yang sudah diperiksa kejaksaan, ia mengaku, hanya dirinya dan tidak termasuk Pokja ULP. “Jadi kami itu di ULP itu ada sekretariat dan ada pokja. Kalau saya di sekretariat sebagai kepala,” jelasnya.

Redaktur : Dendi
Reporter : Ari

Facebook Comments