Penulis: Nita Novita, dr., Sp.PA (Dosen Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran)
“Dok, di leher anak saya ada benjolan.”
PKeluhan yang sering saya dengar dari orang tua pasien. Mungkin anda juga pernah mendengar dan mengetahui orang dengan keluhan seperti ini atau bahkan pernah mengalaminya sendiri. Bahayakah benjolan pada leher? Apa itu sebenarnya? Mari kita simak.
Benjolan pada leher bisa disebabkan oleh beberapa penyakit, bisa ringan atau berat, bisa infeksi atau radang, bisa pula akibat tumor baik jinak maupun ganas.
Organ penyebabnya bisa berasal dari kelenjar getah bening, kelenjar liur, kelenjar tiroid, jaringan lunak di sekitar leher atau kulit. Keluhan yang menyertainya bervariasi, bisa disertai nyeri ataupun tidak.
Secara anatomi, di leher terdapat beberapa struktur jaringan sehingga dari lokasinya dapat diperkirakan kemungkinan asal dari benjolan tersebut.
Kelenjar getah bening daerah kepala dan leher terletak di leher samping kanan dan kiri, di depan dan belakang telinga, serta di bawah dagu.
Kelanjar liur terdapat di leher samping depan dan belakang telinga dan di awah dagu/rahang bawah. Kelanjar tiroid berada di leher depan, dapat meluas ke kanan dan kiri leher.
Biasanya benjolan bisa diketahui oleh pasien karena teraba atau terlihat membesar.(*)























