MenPAN RB Resmikan Mal Pelayanan Publik Pertama di Banten

0
146

MENTERI Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN RB) Tjahjo Kumolo, meresmikan Mal Pelayanan Publik (MPP) milik Pemerintah Kabupaten Pandeglang, Senin (31/08/2020).

Menurut Tjahjo, dengan dibangunnya Mal Pelayanan Publik, pelanyanan terhadap masyarakat semakin cepat, dan mudah, sehingga masyarakat pun tidak mencari – cari sektor pelayanan ketika sudah dibangunnya MPP di tiap – tiap daerah.

“Pelayanan kepada masyarakat itu harus semakin cepat harus semakin efektif,” kata Tjahjo Kumolo.

Tjahjo juga mengatakan, Kemenpan RB akan melakukan pendampingan kepada sejumlah daerah di 514 Kabupaten/Kota agar bisa membangun MPP lainnya.

“Mall Pelayanan Publik ini dapat memudahkan pelayanan kepada masyarakat. Jadi kita akan melakukan pendampingan ke Kabupaten/Kota yang belum memiliki MPP,” tuturnya.

Tonton Juga Videonya : MenPAN RB Resmikan Mal Pelayanan Publik Pandeglang

Dirinya mengapresiasi Pemerintah Kabupaten Pandeglang yang sudah membangun MPP, meski APBD Pandeglang paling kecil di Provinsi Banten. Tjahjo berharap, Kabupaten/ Kota yang ada di Banten segera membuat MPP.

“Selamat kepada ibu bupati yang telah berani mengambil keputusan membuat MPP ini, mudah-mudahan ini didengar oleh Bupati dan Walikota yang ada di Banten. Sehingga bisa menyusul membuat MPP,” tandasnya.

Bupati Pandeglang, Irna Narulita mengatakan, MPP ini dibangun dari bangunan bekas kantor Sekertariat Daerah (Setda). Hal itu dilakukan karena Pemerintah Kabupaten Pandeglang tak memiliki anggaran yang cukup untuk sepenuhnya membangun gedung MPP.

“MPP ini pertama kali yang ada di Provinsi Banten. APBD kami memang sangat kecil tapi niat kami untuk memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat mendorong kami membuat MPP, yang kami rombak dari bangunan bekas kantor Setda,” katanya.

Irna menuturkan, MPP ini disi oleh 23 counter dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Kementerian, Lembaga dan Intansi Vertikal, yang siap memberikan pelayanan kepada masyarakat Pandeglang.

“MPP ini mengakomodir 23 counter, terdiri dari 223 pelayanan menjadi satu pintu. Semoga pelayanan administrasi perizinan bisa dipermudah memperpendek birokrasi,” terangnya.(*)

Facebook Comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here