Parah, Harga Cabai di Pandeglang Naik 300 Persen

0
156

HARGA cabai di Pasar Badak Pandeglang mengalami kenaikan hingga 300 persen. Jika sebelumnya harga cabai merah dijual Rp 22.000 per kilogram, namun kini naik menjadi Rp 70.000 per kilogram. Sedangkan, harga cabai rawit dari Rp 20.000 per kilogram, saat ini naio menjadi Rp 80.000 per kilogram.
Sementara, kenaikan juga terjadi untuk harga bumbu dapur. Tomat saat ini dijual Rp 17.000 per kilogram, bawang merah Rp 30.000 per kilogram, dan bawang putih Rp 35.000 per kilogram.

Di duga, kenaikan harga cabai dikarenakan kurangnya pasokan akibat kemarau berkepanjangan yang menyabkan berkurangnya hasil panen. Selain itu adanya wabah penyakit yang menyerang tanaman yang berasal dari Meksiko tersebut.

Ningsih (45), pedagang cabai di Pasar Badak Pandeglang mengatakan, harga cabai terus merangkak naik sejak dua pekan terakhir dan saat ini harganya tembus Rp 70.000 per kilogram.

“Naiknya cabai pas dua minggu kemarin, sampai sekarang Rp 70.000 per kilonya. Padahal harga normalnya Rp 22.000,” kata Ningsih saat di temui di lapaknya, Jumat (19/07/2019).

Ningsih juga mengatakan sejak harga cabai naik, masyarakat hanya bisa membeli eceran. Ia menjual Rp 17.000 per 1/4 kilogram. Ia juga memperlihatkan banyaknya cabai busuk yang terlalu lama tidak terjual karena naiknya harga.

“Jarang yang beli sekilo, kebanyakan beli seperempat, ini aja banyak yang busuk karena kelamaan tidak ada yang beli, ” jelasnya.

Sementara itu, Enda (30), ibu rumah tangga yang tengah berbelanja di Pasar Badak mengelugkan kenaikan harga cabai. Dia berharap pemerintah segera turun tangan agar harga cabai bisa stabil.

“Ya ini sekarang cabai harganya selangit, kami terpaksa hanya bisa beli eceran sebab kalau beli kiloan tidak sanggup, saat ini ekonomi sedang sulit,” keluh Enda.

Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan dan ESMD Kabupaten Pandeglang, EA Andi Kusnadi mengatakan, kenaikan harga cabai dan bahan dapur dikarenakan pada musim kemarau ini banyak petani yang gagal panen. Banyaknya permintaan maka harga bahan dapur terutama cabai melonjak. Kemudiam juga kurangnya pasokan khusus untuk wilayah Banten menjadi faktor melonjaknya harga.

“Kami dengan provinsi (Pemprov Banten, red) sedang berupaya meminta ke pusat untuk stok cabai dapat dikirim dari daerah lain, karena ini secara nasional sama saja pasokannya kurang kecuali Sulawesi Tenggara,” singkat Andi.

Redaktur : A Supriadi
Reporter : Andre Sopian

Facebook Comments