Pecatur Cilik Meriahkan Turnamen Open Catur Porwan Pandeglang
Turnamen Open Catur yang digelar Pokja Wartawan (Porwan) Pandeglang berlangsung semarak dengan kehadiran sejumlah pecatur cilik. Para peserta muda tersebut turut ambil bagian dan bersaing dengan pecatur dari berbagai kalangan dalam ajang yang menjadi bagian dari rangkaian kegiatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke 5 Porwan Pandeglang.
Meski masih berusia belia, para pecatur cilik tampak serius mengikuti jalannya pertandingan. Mereka duduk di depan papan catur dengan penuh konsentrasi, mengatur strategi dan memperhitungkan setiap langkah untuk menghadapi lawan.
Muhammad Dzikri Rizalda Alfarizqi 11 tahun salah satunya, pecatur cilik asal Kecamatan Majasari yang datang bersama sang ibunda tercintanya Caca (38), tak gentar menghadapi lawan-lawannya yang memiliki jam terbang lebih banyak darinya.
“Dzikri ini baru pertama kali ikut turnamen catur,” kata Caca kepada wartawan, Sabtu (03/10/2026).
Kehadiran pecatur cilik menjadi warna tersendiri dalam turnamen. Selain menunjukkan antusiasme generasi muda terhadap olahraga catur, keikutsertaan mereka juga menjadi bagian penting dalam upaya menumbuhkan minat dan bakat atlet catur sejak usia dini.
“Anak saya ini belajar catur otodidak, biasa main di online lawan orang luar negeri gitu. Cuman kalau guru-gurunya di sekolah udah dia kalahin semua, jadi disini adu mental aja biar ada pengalaman buat anak saya,” pungkasnya.
Menurut Caca, putranya yang kini duduk di bangku kelas V di Sekolah Dasar (SD) Negeri 1 Pandeglang sudah di tawari masuk Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Kabupaten Pandeglang.
“Mudah-mudahan kedepannya turnamen-turnamen catur seperti ini bisa sering di lakukan, agar anak saya juga bisa lebih berpengalaman,” ujarnya.
Terpisah, Wakil Bupati Pandeglang, Iing Andri Supriadi, berharap turnamen Open Catur Porwan Pandeglang tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga dapat menjadi ruang bagi para pecatur muda untuk mendapatkan pengalaman bertanding serta mengasah kemampuan.
“Muhammad Dzikri sangat bagus mainnya, masih kecil sudah berani mengikuti turnamen catur Open Porwan Pandeglang, mentalnya sangat luar biasa, kami dari Pemerintah Daerah akan terus melakukan pembinaan atlet muda catur, sehingga kedepan bisa membawa nama harum Kabupaten Pandeglang melalui Olahraga Catur,” kata Wabup Iing.
“Kami sangat terbuka dan nanti akan berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan bagaimana ada ekstrakulikuler terkait catur, termasuk dengan Percasi Kabupaten Pandeglang,” tutupnya.
Turnamen Open Catur Porwan Pandeglang diikuti oleh 104 pecatur dari berbagai daerah di Provinsi Banten, 7 diantaranya pecatur cilik. Selain memperebutkan hadiah dan penghargaan, ajang ini juga diharapkan menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi sekaligus mendorong perkembangan olahraga catur di Kabupaten Pandeglang.
Dengan hadirnya pecatur dari berbagai kelompok usia, turnamen tersebut memperlihatkan bahwa catur masih memiliki daya tarik kuat di tengah masyarakat, termasuk di kalangan anak-anak dan generasi muda.























