Pembangunan Embung Desa Pasir Jaksa Dikerjakan Pihak Ketiga

0
634

DESA Pasir Jaksa, Kecamatan koroncong, Kabupaten Pandeglang telah menyerahkan Pembangunan embung Desa kepada pihak ketiga atau pengusaha, yang tidak melibatkan masyarakat sekitar dalam pembangunannya tersebut.

Kepala Urusan (Kaur) Pemerintahan, Desa Pasir jaksa, kecamatan koroncong Kabupaten Pandeglang, Idrus membenarkan bahwa pembangunan embung desa yang bersumber dari Dana Desa (DD) tahap ke II tahun 2017, dikerjakan oleh pihak ketiga yang menggunakan pekerja dari luar desanya.

” Ia benar Pembangunan embung desa di desa pasirjaksa itu tukangnya dari luar daerah, dan kalau tidak salah itu tukangnya dari Menes semuanya dan tidak melibatkan masyarakat desa,” ujarnya, Selasa (02/01/2018).

Terpisah, PJ Kepala Desa Pasirjaksa kecamatan koroncong Kabupaten Pandeglang, juga membenarkan bahwa pembangunan embung di Desanya telah menggunakan tenaga kerja dari luar desa, karena menurutnya pembangunan embung Desa tidak sama dengan membangun bangunan lainnya, karena membutuhkan tenaga ahli agar sesuai dengan spesifikasi.

“Betul ada beberapa tenaga kerja dari luar, karena pembangunan embung itu bukan seperti bangunan biasa yang bongkar tanah terus pasang bata, itu kan ada beberapa spesifikasi yang memang harus kita perhitungkan dengan tenaga yang agak ahli, kemarin itu kami rangkul dari tenaga Dinas PU-PR kaitan untuk legal hukumnya terus spesifikasi dengan rabnya harus sesuai,” katanya.

Meski begitu, Pihaknya membantah jika Pembangunan embung desa tersebut tidak melibatkan masyarakat sekitar karena ada beberapa masyarakat yang ikut bekerja di Pembangunan embung desa tersebut. selain itu pihaknya mengklaim bahwa keputusan untuk menggunakan tenaga kerja tersebut sudah melalui musyawarah bersama para tokoh masyarakat di desa pasirjaksa.

“Ngga 100 persen dari luar, beberapa juga ada tenaga kerja dari desa pasirjaksa, kemarin sudah dirundingkan dengan RT/RW udah ngga masalah, dan memang harus seperti itu untuk pembangunan embung desa tersebut, kalau kita disalahkan sama Pemda khususnya pemdes kaitannya dengan RABnya kalau tidak sesuai kita yang kena,” ujarnya.

Redaktur : D Sudrajat
Reporter : Agus

Facebook Comments