Perusahaan Diminta Dana CSR Dialokasikan Untuk RTLH

0
125

WAKIL Bupati Pandeglang, Tanto Warsono Arban berterimakasih kepada perbankan dan BUMD yang sudah melaksanakan khitanan massal dari program Corporate Social Responsibility (CSR).

Namun ke depan jika anggarannya besar, ia mengharapkan, program CSR bisa dialokasikan untuk bidang kesehatan, infrastruktur dan sosial, seperti bantuan rumah tidak layak huni (RTLH).

“Dalam beberapa bulan terakhir ini banyak kegiatan sosial, seperti khitanan massal yang dilaksanakan oleh perbankan dan BUMD. Dengan kegiatan itu saya mengucapkan terimakasih,” ujar Tanto saat menghadiri khitanan massal yang diselenggarakan oleh Lazis PT PLN di halaman Pendopo Bupati Pandeglang, Selasa (19/12/2017) pagi.

Politisi Golkar ini mengklaim, di era kepemimpinan Irna-Tanto terjadi penurunan angka kemiskinan sekitar 1, 9 persen dari 10 persen.

“Kami akan berjuang terus untuk dapat menekan angka kemiskinaan. Oleh sebab itu, kami juga mohon dukungan dari pihak swasta, BUMN dan BUMD dapat menggulirkan CSR-nya untuk kegiatan sosial, kesehatan dan infrastruktur,” harapnya.

Lebih lanjut ia menjelaskan, Pemkab Pandeglang sangat concern terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat dan sejauh ini terus melakukan pembenahan. Hal ini terlihat dari berbagai program sosial yang digulirkan baik dari pusat, provinsi dan daerah.

“Kemarin telah disalurkan oleh kami kurang lebih Rp 60 miliar dari Program Keluarga Harapan (PKH) untuk 42.000 penerima, Jamsosratu untuk 15.000 penerima dan RTLH untuk 450 rumah masing- masing Rp 5 juta,” tukasnya.

Di tempat yang sama, Manager Sumberdaya Manusia dan Umum (SDMU) PT PLN (Pesero) Distribusi Banten, Dedi Muhidin mengatakan, anggaran yang digulirkan untuk kegiatan ini dan kegiatan lainnya seperti pembangunan fasilitas mandi cuci kakus (MCK) Rp 425 juta yang bersumber dari CSR dan Lazis PLN.

“Selain khitanan massal untuk 300 anak se-Banten, kami juga membangun MCK keluarga sebanyak 66 unit di Cadasari dan empat di Panimbang,” katanya.

Kata dia, kegiatan ini dilaksanakan setiap tahun dan tahun lalu dilaksanakan di Kabupaten Lebak. Kegiatan lainnya yang sudah dilakukan, yaitu bantuan sepatu untuk siswa sekolah.

“Untuk 2018 kita dapat kerjasama untuk kegiatan yang banyak lagi, kami harap PLN dan pemda dapat menjalin hubungan lebih erat lagi. Kami siap menerima masukan agar pelayanan kami lebih baik lagi,” tambahnya.

Redaktur : Dendi
Reporter : Ari

Facebook Comments