Satpol PP Pandeglang “Bergiliran” Datangi Tempat Hiburan

0
1096

SATUAN Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Pandeglang melakukan Razia tempat hiburan malam dan minuman keras di tiga lokasi, Sabtu malam (08/02/2020).

Adapun lokasi yang dijadikan sasaran Razia Satpol PP kali ini adalah tempat hiburan malam Srikandi, toko penjual miras di Sidamukti dan pasar pandeglang, dari hasil Razia tersebut Satpol PP yang dibantu oleh Polisi Militer berhasil menyita sebanyak 70 Botol minuman Keras.

Pemilik tempat hiburan Srikandi, Enjar (52), mengatakan kedatangan petugas Satpol PP ke tempatnya untuk mendata karyawannya, namun Anjar merasa heran kenapa dilakukan pendataan lagi, karena belum lama telah dilakukan pendataan oleh petugas dari Satpol PP.

“Kok didata lagi didata lagi, kan sudah didata oleh ibu Berlin dari Satpol PP, kenapa sekarang didata lagi, dan kenapa hanya Srikandi yang didata tempat hiburan lain tidak, kita sudah mentaati aturan disuruh mengurus ijin usaha kita urus ijinnya, tapi kenapa Satpol PP datang lagi datang lagi, seperti bergiliran orangnya beda lagi beda lagi yang datang ke tempat saya, saya usaha jadi tidak nyaman jadi terganggu, jadi sepi, karena pengunjung merasa takut jika datang petugas Satpol PP,” ujar Enjar, Senin (10/02/2020).

Enjar juga mengatakan kedatangan petugas Satpol PP membuat karyawannya ketakutan, karena petugas yang datang berlarian kebelakang rumah sehingga membuat karyawannya panik, seperti tempat usaha miliknya disamakan dengan tempat usaha yang tidak mengantongi ijin.

“Itu datangnya bikin panik, sampe ngejar ke kontrakan karyawan saya, meski ijinnya sudah ada kok disamakan dengan tempat hiburan yang tidak berijin, sepertinya usaha yang ilegal lebih nyaman usahanya karena jarang didatangi petugas, ditempat saya Pol PP sampe masuk ke dalam kontrakan terus buka-buka lemari pakaian milik salah satu karyawan saya, mana di dalam kontrakan ada anaknya lagi tidur kasian,” tuturnya.

Kepala Bidang Ketertiban Umum dan Ketentraman Masyarakat Satpol PP Kabupaten Pandeglang Yuhanes Waluyo menjelaskan dari hasil razia miras tersebut, pihaknya hanya menyita sebanyak 70 botol minuman keras, Ia mengakui para penjual miras tersebut sudah mengetahui akan adanya razia.

“Dari dua tempat yang kami razia yaitu di Sidamukti dan Pasar Pandeglang kami hanya mengamankan 70 botol miras, sepertinya razia yang kami lakukan ini sudah di ketahui oleh para penjual miras, karena saya yakin mereka saling menginformasikan,” katanya.

Lebih lanjut Ia mengatakan adapun razia di tempat hiburan malam Srikandi, pihaknya hanya melakukan pendataan saja dengan memeriksa Kartu Tanda Penduduk (KTP) pengunjung dan karyawan Srikandi, dan dirinya tidak mengetahui jika sebelumnya tempat hiburan Srikandi sudah dilakukan pendataan oleh petugas.

“Saya tidak tahu kalau sudah didata, maka dari itu kami melakukan pendataan di Srikandi, dan hasil pendataan usia mereka 24 sampai 35 tahun, tidak ditemukan adanya para pemandu lagu usia di bawah umur, tapi kami tetap fokuskan melakukan, pendataan,” terangnya.

Agus Kadarusman salah seorang petugas Satpol PP mengatakan, pihaknya memeriksa kontrakan salah satu pemandu lagu di Srikandi, karena melihat ada botol kosong minuman keras (miras).

“Kami melihat sebotol kosong miras sehingga dilakukan pemeriksaan, dikhawatirkan orang tersebut menimbun miras dalam kontrakan, namun hasilnya nihil, selanjutnya kami lakukan pendataan,” pungkasnya.

Salah seorang karyawan Srikandi, Titin (35) mengatakan jika dirinya tidak pernah konsumsi miras dikontrakan, dan saat petugas ke kontrakannya, menurut Titin tidak ada botol kosong bekas miras.

“Gak ada botol kosong bekas miras dikontrakan saya, ah itu mah alasan, akal-akalan petugas aja, orang dia (petugas, red) langsung masuk ke kontrakan saya buka-buka lemari pakaian, pokoknya meriksa kontrakan saya mereka, jika harus didata saya juga siap, karena ini kerjaan saya, buat nafkahi anak saya, tapi caranya yang sopan dong, masuk-masuk ke kontrakan gak jelas, ada anak saya lagi tidur itu,” tegas Titin.

Redaktur : D. Sudrajat
Reporter : Andre Sopyan

Facebook Comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here