Sering Terjadi Kecelakaan, Warga di Pandeglang Swadaya Perbaiki Jalan Rusak

0
115

JALAN Kabupaten yang terletak di Kampung Salinggara, Desa Kadu Limus, Kecamatan Banjar, Kabupaten Pandeglang, rusak parah dan tak kunjung di perbaiki pemerintah setempat.

Jalan rusak di desa tersebut, diduga akibat kurang nya perhatian dari pemerintah, adanya perbaikan jalan yang dilakukan masyarakat mengantisipasi kecelakaan penggunaan jalan yang di akibatkan jalan berlubang, parah nya lubang saat hujan membuat genangan air sehingga pengendara kerap mengalami kecelakaan.

Untuk itu, masyarakat setempat berinisiatif dengan memperbaiki jalan dengan cara swadaya, menambal jalan-jalan yang berlubang menggunakan cor semen dan Paving Block. Sehingga pengguna jalan yang melintasi jalan tersebut, bisa aman dan nyaman melintasi nya.

“Kami berinisiatif memperbaiki jalan menambal jalan-jalan berlubang secara swadaya dari masyarakat dengan cor semen dan Paving Block. Agar kendaraan lalu lalang bisa lewat dengan aman dan nyaman, bila jalan-jalan yang berlubang tidak segera di perbaiki kerap terjadi kecelakaan dikarenakan lubang sudah terlalu parah. Apalagi ketika hujan, itu menjadi genangan air yang menyulitkan pengendara,” kata salah seorang warga, Mis Mulyadi kepada Tuntas Media, Rabu (7/6/2023).

Mis Mulyadi menyebut, jika para pengendara hampir setiap hari mengalami kecelakaan. Untuk itu, ia bersama warga masyarakat lainnya segera menggalang dana, untuk memperbaiki jalan yang rusak tersebut.

“Sudah bertahun-tahun jalan ini rusak, gak pernah di perbaiki pemerintah setempat. Makanya kami berinisiatif untuk mengumpulkan dana dari masyarakat yang secara ikhlas, dan langsung kami memperbaikinya,” ungkap Mis Mulyadi.

“Panjang jalan yang kami perbaiki ini, sekitar kurang lebih 60 meter,” sambungnya.

Sementara, salah satu pengguna jalan yang melintas, Anton mengatakan, bahwa dirinya sangat terbantu dengan adanya masyarakat setempat yang memperbaiki jalan.

“Alhamdulillah dengan adanya perbaikan jalan oleh masyarakat ini, saya merasa sangat senang. Karena jika saat hujan datang, jalan tersebut tidak terlihat adanya lubang karena tertutup air,” singkatnya.

Redaktur : D. Sudrajat
Reporter : Asep

Facebook Comments