Dinsos Kabupaten Serang Salurkan BLT untuk 9.623 KPM

0
116

DALAM rangka meringankan beban masyarakat yang terdampak inflasi karena kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM), pemerintah telah menyalurkan bantuan langsung tunai (BLT) sesuai dengan peraturan menteri keuangan No 134, bahwa 2 persen dari dana transfer umum disalurkan untuk bantuan. Dinas sosial (Dinsos) Kabupaten Serang dalam hal ini menjadi OPD yang bertanggungjawab untuk menyalurkan BLT tersebut.

Kepala Dinsos Kabupaten Serang Subur Priyanto mengatakan, berdasarkan perhitungan bantuan yang dibagikan sebesar Rp5,7 miliar sudah dilakukan sejak senin hingga rabu (7/9) November 2022 di 29 kecamatan.

Ia juga tak menampik jika masih ada beberapa keluarga penerima manfaat yang gagal menerima karena terkendala masalah administrasi. Meski begitu, ia memastikan hak KPM tersebut akan segera diberikan melalui bank BJB sebagai penyalur.

“Ada sekitar 5 sampai 20 orang yang bermasalah dengan KTP, jadi akan disediakan waktu khusus oleh pihak penyalur (Bank BJB),” ujarnya.

Subur mengatakan BLT di bagi 2 tahap September-Oktober dan November-Desember, yang langsung disalurkan oleh Bank BJB kepada 9.623 keluarga penerima manfaat (KPM) di 29 kecamatan yang di bantu oleh Dinsos bekerjasama dengan muspika setempat.

Lanjutnya, KPM merupakan keluarga yang terdaftar di data terpadu kesejahteraan sosial (DTKS) yang telah diverifikasi oleh kecamatan dan desa. Oleh karena itu Dinsos berharap penerima bantuan tepat sasaran dan tidak ada penerima BLT dobel.

“Bantuan dari Pusat 66 ribu KPM, Provinsi 9.340 KPM dan kabupaten Serang 9.623 KPM dan bisa di pastikan tidak ada data dobel,” terangnya.

Subur memastikan DTKS selalu diperbarui dan diverifikasi ulang oleh pihak kelurahan/desa setiap bulan, sehingga penerima bantuan pasti tepat sasaran.

“Datanya selalu di update oleh pihak desa/kelurahan melalui operator SIKS-NG yang langsung terhubung ke dinas sosial kabupaten Serang,” pungkasnya. (Advertorial)

Facebook Comments