Dampak Covid-19, Kemenang Pandeglang Tutup Pelayanan

0
114

MEWABAHNYA virus corona atau Covid-19 membuat Kementerian Agama Kabupaten Pandeglang, Banten, memberlakukan aturan baru untuk pencatatan nikah di Kantor Urusan Agama (KUA).

Dalam surat edaran Nomor: 4 Tahun 2020 tentang Perubahan Atas Surat Edaran Menteri Agama Nomor: 3 Tahun 2020 tentang Penyesuaian Sistem Kerja Pegawai Dalam Upaya Pencegahan Penyebaran Corona Virus Disease 2019 atau Covid-19 Pada Kementerian Agama.

“Penutupan pelayanan tersebut merupakan instruksi dari pusat dan presiden untuk kompak menangkal mengusir virus corona, sehingga kita harus sepakat semuanya biar virus ini segera berlalu,” ujar Kepala Kementerian Agama Pandeglang, Endang, saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (26/03/2020).

Dalam surat edaran tersebut, pelayanan KUA ditutup sementara. Para pegawai harus bekerja di rumah untuk memprioritaskan kesehatan dan keselamatan hingga 31 Maret 2020. Tetapi untuk pelayanan KUA, pegawai harus tetap memberikan pelayanan kepada masyarakat, dengan salah satu syarat menggunakan stadar pegawai dan menjaga sterilisasi tenntang kegiatan tersebut.

“Bagi yang memiliki jadwal nikah di KUA pada tanggal tersebut untuk pelaksanaannya maksimal 10 orang termasuk pengantin dan wajib memakai masker dan sarung tangan, dan dibatasi jaraknya minimal satu meter. Dan di situ baik wali, dua saksi, kepala KUA, dan yang hadir harus dibatasi,” terangnya.

Lanjut Endang, untuk pendidikan di bawah kewenangan Kementrian Agama (Kemenag) Kabupaten Pandeglang, seperti madrasah aliah, madrasah iftidaiyah, madrasah tsanawiah, sudah diliburkan sejak awal dan diimbau belajar di rumah masing-masing secara online.

“Hal yang lain seperti layanan kepegawaian, kalau ada hal-hal tertentu yang signifikan kita akan ada di kantor,” singkatnya.

Penutupan sementara pelayanan dan dirumahkannya pegawai akan berlangsung hingga 31 Maret 2020 dan 1 April semua pegawai akan kembali bekerja di kantor.

“Tapi kalau ada masalah lain artinya Kabupaten Pandeglang terindikasi atau Provinsi Banten ini ada peningkatan maka kita akan mengikuti instruksi dari pemerintah pusat maupun pemerintah daerah,” pungkasnya.

Redaktur : A Supriadi
Reporter : Andre Sopian

Facebook Comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here