Polsek Pandeglang Giring Puluhan Remaja yang Hendak Balapan Liar di Stadion Badak

0
52

POLSEK Pandeglang menggiring 47 remaja beserta 26 sepeda motor yang hendak digunakan untuk balapan liar di Stadion Badak Badak, Kamis (26/03/2020).

Hal itu dilakukan untuk mencegah penyebaran virus corona atau Covid-19 dari kerumunan banyak orang. Sebab kerumunan tersebut merupakan mempercepat penyebaran virus corona.

Kapolsek Pandeglang, Kompol Doharon Siregar menuturkan, pihaknya berhasil membubarkan kerumunan remaja yang hendak melakukan balapan liar di Stadion Badak.
Menurutnya dengan membubarkan kerumunan tersebut akan mengurangi penyebaran virus corona.

“Untuk razia ini kita lakukan untuk pencegahan Covid-19, makanya kita membubarkan kumpulan orang. Yang kami bubarkan ini para remaja yang sedang berkumpul di Stadion Badak dalam rangka balap liar,” kata Doharon.

Setelah dibubarkan pihaknya mengamankan sejumlah remaja yang hendak melakukan balapan liar. Selain itu juga diberikan edukasi dan sanksi kepada para remaja yang melanggar lalu lintas.

“Kita berikan edukasi. Selain itu akan kita berikan sanksi tilang sesuai dengan pelanggaran masing-masing. Kami sudah sering kita lakukan, bahkan dari pihak orang tua mereka juga kita panggil, supaya tahu bahwa anaknya ikut balap liar,” jelasnya.

Sementara itu, salah satu orang tua remaja, Satibi mengatakan, berterima kasih kepada kepolisian yang telah melaksanakan tugasnya dengan baik, sehingga para remaja yang bandel tersebut bisa diberikan edukasi.

“Saya sangat berterima kasih kepada bapak polisi yang melaksanakan tugasnya dengan baik, itu mendidik anak saya terbaik sekali. Saya ini sudah nyerah mendidik anak saya,” terangnya.

Dirinya datang ke Polsek Pandeglang setelah mendapatkan informasi dari anaknya tersebut, bahwa anaknya sedang berada di Polsek Pandeglang. Dia memastikan anaknya tersebut tidak mendapatkan izin untuk keluar rumah.

“Saya dihubungi oleh anak saya, makanya saya ke sini (Mapolsek Pandeglang, red). Bersyukurlah dengan adanya tugas kepolisian tersebut, anak saya keluarnya tidak izin sama saya jelas, karena saya pasti tidak mengizinkan. Apalagi saat ini sedang klcorona, kuncinya itu dia bongkar di rumah supaya bodong, semua kendaraan saya bersurat-surat tidak ada yang bodong,” pungkasnya.

Redaktur : A Supriadi
Reporter : Andre Sopian

Facebook Comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here