PELAYANAN administrasi kependudukan di Kantor Disdukcapil Kabupaten Pandeglang, Banten, pasca operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan Tim Saber Pungli Polda Banten, Selasa kemarin, kembali normal.
Pantauan Tuntas Media, Rabu (26/07/2017) sekitar pukul 09.45 WIB, puluhan warga terlihat antre di ruang pelayanan. Selain berdiri di depan loket pelayanan, sebagian warga juga terlihat duduk di kursi. Lima petugas loket terlihat melayani warga yang hendak memohon administrasi kependudukan. Sementara Satpol PP yang bertugas ikuy mengatur antrean dan membantu proses warga yang kurang paham mengisi formulir administrasi kependudukan.
“Saya bantu warga yang kurang paham mengisi formulir dan juga menertibkan antrean di loket,” ujar petugas Satpol PP, Solihin.
Baca Juga Beritanya 10 pegawai Disdukcapil Pandeglang Diciduk Saber Pungli : https://tuntasmedia.com/2017/07/25/10-pegawai-disdukcapil-pandeglang-diciduk-saber-pungli/
Sementara, Latifah, warga Menes yang tengah duduk di ruang pelayanan mengatakan, hendak memohon suray keterangan (Suket) pengganti KTP.
“Saya sudah merekam di Menes, Kamis kemarin dan ke sini mau minta surat keterangan,” ujar Latifah.
Ia mengaku, tidak mengetahui adanya OTT di Kantor Disdukcapil Pandeglang.
Sementara, Kepala Disdukcapil Pandeglang, Tubagus Saprudin mengatakan, pascakejadian kemarin pelayanan kembali normal. Namun, untuk 12 pegawainya yang terkena OTT saat ini tidak masuk kerja karena tengah dimintai keterangan polisi.
“Pelayanan kembali normal seperti biasa,” singkatnya.
Senada disampaikan Pj Sekda Pandeglang, Fery Hasanudin. Kata dia, pasca OTT kemarin, pelayanan administrasi kependudukan di Kantor Disdukcapil Pandeglang harus tetap berjalan.
“Apapun yang terjadi (OTT, red) masyarakat harus tetap terlayani. Terkait oknum PNS dan non PNS yang kena OTT kita hargai proses hukum yang sedang berjalan,” ungkap Fery.
Redaktur : A Supriadi
Reporter : Dendi





















