Punya Pengalaman Buruk, PDIP Hati-Hati Usung Kepala Daerah

0
89
Foto : Raka/ tuntasmedia.com

PARTAI Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI P) lebih selektif mengusung bakal calon kepala daerah. Pengalaman buruk di beberapa daerah membuat partai berlambang kepala banteng tersebut lebih berhati-hati.

“Kita punya pengalaman buruk bagaimana kekuasaan berganti baju hanya untuk kepentingan keluarga. Kekuasan dipakai untuk korupsi. Maka partai lebih berhati-hati untuk menyiapakan itu (balon kepala daerah),” kata Sekjen PDI P Hasto Kristiyanto saat ditemui di Kantor Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDIP Banten, Ciracas, Kota Serang, Senin (4/9/2017).

Menurutnya saat ini PDIP lebih fokus melakukan konsolidasi politik dan memprioritaskan bakal calon gubernur di 17 daerah yang melaksanakan pemilihan.

“Konsolidasi politik terlebih dahulu, dan kami lebih memprioritaskan penetapan calon gubernur terlebih dahulu diawal di beberapa daerah karena ada 17 calon gubernur tingkat nasional,” ungkapnya.

Selain itu, sambung Hasto, PDI P sendiri juga lebih fokus untuk melakukan pemetaan politik untuk menetapkan dan mengusung bakal calon kepala daerah. Salah satunya di Pilkada Kota Serang 2018 mendatang.

“Pemetaan-pemetaan politik saat ini dilakukan. Saat yang tepat kami akan umumkan siapa calon kepala daerah. PDI P ingin menempatkan proses ini sebagai proses kelembagaan sistemik,” lanjutnya.

Masih kata Hasto, PDIP saat ini menilai balon kepala daerah tidak hanya diukur dari elektabilitas, tapi bagaiman mereka mampu membangun peradaban.

“Karena bagaimana pun tidak bisa hanya ditinjau kemampuan elektabilitas tapi bagaimana konsepsi membangun wajah politik yang menbangun peradaban,” pungkasnya.

Redaktur : R Fauzi
Reporter : Raka

Facebook Comments