Selesai Melahirkan, Warga di Pandeglang Naik Perahu Karena Banjir

0
89

INTENSITAS hujan yang melanda beberapa wilayah di Kabupaten Pandeglang, Banten, membuat wilayah Kecamatan Patia, kembali terendam banjir. Akibatnya, seorang ibu harus diangkut menggunakan perahu meski baru saja menjalani proses persalinan.
Informasi yang diperoleh, peristiwa ini terjadi pada Rabu (03/02/2021) pagi. Saat itu, sebagian wilayah di Kecamatan Patia, diterjang banjir kembali akibat curah hujan yang tinggi dan meluapnya aliran Sungai Cilemer.

Hal itu sempat diabadikan melalui kamera ponsel salah satu warga sekitar. Dalam video itu, diperlihatkan seorang perempuan terduduk lemas dengan beberapa warga yang membantunya untuk menyebrangi banjir di atas perahu berwarna kuning lengkap dengan tulisan polisi yang belakangan diketahui baru saja menjalani proses persalinan.

“Iyah itu orang di Patia, kang. Dia baru lahiran,” kata Entis Sumantri, warga setempat yang mengabadikan momen perempuan tersebut saat dihubungi melalui pesan WhatsApp, Rabu (03/02/2021).

Entis bercerita, sang ibu harus diangkut menggunakan perahu lantaran akses jalan di sana terputus akibat diterjang banjir. Beruntung, ada bantuan perahu milik kepolisian setempat yang akhirnya bisa membantu perempuan tersebut pulang setelah melahirkan.

“Lumayan jauh jaraknya kang, itu kan banjir gak bisa dilewatin sama kendaraan. Alhamdulillah, selamat ibu sama bayinya mah,” terangnya.

Sementara itu, Sekretaris Desa Patia, Didin Samsudin membenarkan wanita yang duduk dan diangkut menggunakan perahu tersebut merupakan warga Desa Patia. Ia memastikan, saat ini kondisi wanita dan bayi perempuannya itu dalam kondisi sehat.

“Betul pak, itu warga saya di Desa Patia. Sekarang Alhamdulillah si ibu sama bayinya sudah di rumah dan kondisinya sehat semua,” kata Didin, saat ditemui di kediamannya.

Ia menceritakan, saat peristiwa itu berlangsung, warganya sudah dilarikan ke Puskesmas Patia pada Selasa (02/02/2020) sekitar pukul 18.00 WIB dan melahirkan pukul 22.00 WIB.

“Pokoknya sebelum melahirkan belum banjir, tapi hujan deras itu,” terangnya.
Didin mengatakan, salah satu warganya tersebut bernama Siti Nurlaela Sari (20), yang melahirkan anak pertamanya. Ia juga memastikan bahwa banjir yang kedua kalinya di tahun 2021 melanda Kecamatan Patia akan berlangsung hingga beberapa hari ke depan.
“Namanya Siti Nurlaela, suaminya Sufian, dia anak RT sini,” pungkasnya.

Redaktur : A Supriadi
Reporter : Andre Sopian

Facebook Comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here