Nurmaya saat ditemui di kediamannya di Kampung Sindangsono, Desa Sindangsari, Kecamatan Warunggunung, Senin (28/08/2017) siang.

NURMAYA (35) mengaku, harus berhutang kepada tetangganya untuk menutupi biaya mengurus almarhum anaknya, Juweli Albani alias Bani (10). Sebab, biaya yang diberikan pelaku (Bambang) tidak mencukup untuk menutupi semua biaya.

“Alhmamdulillah warga yang tahlilan hingga hari tujuh selalu banyak. Namun kami terpaksa berhutang kepada tetangga karena tidak memiliki cukup uang untuk beli ini itu,” ucap Nurmaya kepada Tuntas Media, Senin (28/08/2017) siang.

Dengan wajah berkaca-kaca, ia mengaku sangat terpukul atas kepergian anak bungsunya itu. Sebab, sejak suaminya meninggal dunia empat tahu lalu, Bani diurus oleh neneknya, Suamah (74). Ia mengaku, cukup jarang bertemu dengan anaknya, karena sejak menjanda ia terpaksa mencari nafkah di Tangerang.

“Saya berharap pelaku bisa bertanggungjawab dengan menguruskan asuransi (Jasa Raharja, red). Karena sebelumnya dia (Bambang, red) janji untuk mengganti senilai asuransi. Karena katanya asuransi jangan dicairkan dan mau digangi, tapi sampai sekarang belum ada kepastian,” ujar Nurmaya didampingi ibunya, Suamah.

Redaktur : A Supriadi
Reporter : Ali

Facebook Comments