PULUHAN warga Kampung Karanganyar, Desa Dalembalar, Kecamatan Cimanuk, Kabupaten Pandeglang, Minggu (29/12/2019) menggeruduk rumah Kepala Desa Dalambalar terpilih, Samsul Fuad.
Kedatangan warga untuk menagih janji yang dilontarkan oleh bapak dari kepala desa terpilih, Yayat Supriatna saat kampanye terkait air bersih.
Warga yang mendatangi rumah kepala desa itu kesal karena sudah beberapa hari tidak ada air bersih di rumahnya, dan janji saat kampanye belum juga ditepati. Situasi sempat memanas, namun masyarakat akhirnya redam saat perjanjian di atas meterai.
Ketua RT 10 Kampung Karanganyar, Edi mengatakan, kedatangan puluhan warga itu untuk menagih janji kepada Yayat, yaitu bapak dari kepada desa saat kampanye Pilkades Dalembalar beberapa waktu lalu. Ia menjelaskan, puluhan masa itu tidak ada sangkut-paut dengan kepala desa terkait hal tersebut.
“Kalau sudah janji kan enak, apa lagi sudah tertulis di atas meterai,” ujar Edi.
Kepala Desa Dalembalar terpilih, Samsul Fuad menjelaskan, tidak ada janji terkait air bersih saat kampanye. Tetapi ketika masyarakat membutuhkan air bersih sebagai kepala desa untuk mensejahterakan masyarakat.
“Saya punya inisiatif, ini juga pakai uang pribadi. Kemarin Kampung Walangsanga sudah dibelikan paralon, Kampung Sawah juga bor air pake uang pribadi, dan sekarang Kampung Karanganyar datang ke rumah,” kata Samsul.
Sementara itu, Yayat Supriatna membenarkan, soal janji penyediaan air bersih saat pilkades. Ia mengaku, akan segera menepati janjinya dengan membuatkan penampungan air yang sebelumnya tidak dipikirkan masyarakat. “Minggu-minggu ini akan dikerjakan, rencana saya akan mengirim tim untuk mengukur berapa kebutuhan paralon,” singkatnya.
Redaktur : A. Supriadi
Reporter : Andre Sopian























