Oleh : Ali Faisal (Anggota Bawaslu Banten)
HARI ini, 14 Februari dua tahu yang akan datang jika tidak ada aral melintang akan dilaksanakan Pemilu dan sekaligus Pilkada serentak tahun 2024, Pemilu dengan model keserentakan seperti ini untuk pertama kalinya dilakukan, dimana secara teknis menggabungkan antara Pemilu dan Pilkada dalam tahun yang sama meskipun berbeda bulan, keserentakan ini menunaikan amanat pasal...
Oleh: Minhatul Ma’arif, M.Pd. (Akademisi STKIP Syekh Manshur)
Krisis lingkungan yang terjadi saat ini menunjukkan bahwa pembangunan modern sering kali mengabaikan keseimbangan ekologis. Kerusakan hutan, pencemaran sungai, hingga perubahan iklim menjadi persoalan yang terus meningkat di berbagai daerah. Di tengah situasi tersebut, masyarakat adat sesungguhnya memiliki sistem pengetahuan lokal yang telah lama menjaga harmoni antara manusia dan alam. Salah satu...
Oleh. DR. Muhadam Labolo, M.Si
MEKANISME pilkada langsung pada dasarnya mempermudah imajinasi alit agar berjarak dekat dengan personifikasi elit yang paling dipercaya lewat lembaran kertas suara. Faktanya, rekomendasi partai tak selalu bersenyawa dengan asa publik. Apa yang dibutuhkan seringkali tak muncul dalam daftar pilihan ganda, kecuali hasrat elit partai yang mesti ditelan mentah-mentah. Kolaborasi warna tak jarang telah melunturkan karakter...
Oleh. Eko Supriatno
BERKACA kepada pelaksanaan Pemilihan Umum serentak tahun 2019, peran serta generasi milenial dalam hal persentase jumlah pemilih cukup besar.
Jumlah mereka sangat besar, dan diyakini akan menjadi yang terbesar di Indonesia pada tahun 2020. Karena lebih dari 40% pemilih pemilu serentak tahun 2019 adalah golongan generasi milenial.
Dari data ini dapat dikatakan untuk melakukan suatu perubahan besar ke arah...
Oleh: DR. Muhadam Labolo, M.Si
KERUMITAN terbesar bagi semua pengambil kebijakan di dunia hari-hari ini adalah membuka kran ekonomi ataukah menutup celah pandemi. Dilema itu tak hanya menekan psikologi penentu arah kebijakan di pusat, demikian pula di daerah. Pilihan bijaknya melonggarkan sembari mengencangkan. Dua hal yang tak mudah bagi siapapun yang duduk ditampuk pemerintahan, apalagi gejala ekonomi kita menunjukkan ketidakbugaran...
Oleh. Eko Supriatno
Kemiskinan paling mengenaskan adalah Pengangguran
Politik Sambalado
Provinsi Banten menempati urutan pertama tingkat pengangguran terbuka (TPT) se-Indonesia selama tiga tahun berturut-turut atau sejak 2018. Posisi itu awet selama kepemimpinan Gubernur Wahidin Halim yang dilantik pada Mei 2017 lalu.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), angka pengangguran Banten mencapai 8,52 persen pada 2018. Kemudian, pada periode Agustus 2019, angkanya menjadi 8,11...
Oleh. Eko Supriatno
DITENGAH semakin banyaknya gedung dan bangunan di Labuan, keberadaan Gedung kewedanaan Labuan kian tersisihkan. Belum lagi, gedung dan bangunan bersejarah itu harus bergelut dengan sejumlah problematika terkait ketidakjelasan statusnya.
Ya, Labuan menyimpan nilai-nilai sejarah dan kearifan lokal yang berpotensi untuk dikembangkan sebagai wisata sejarah. Perkembangan perkotaan yang berdampak pada kebutuhan ruang terus mengekspansi dan merubah pola spasial kota....
Muhadam Labolo
SESUAI jadwal, Pilkada Serentak 2020 rencananya akan digelar pada 9 Desember, setelah sebelumnya 23 September 2020. Kompromi ini mungkin bukan last decision, bergantung back up anggaran, statistik Covid 19, prediksi partisipasi publik, mekanisme pilkada di masa corona, serta dinamika publik yang direpresentasikan oleh wakil rakyat di Senayan.
Soal dukungan logistik pilkada, kita paham bahwa hampir semua pos anggaran di...
Oleh: Tasya Aulia
Penyebaran virus corona di Indonesia terus mengalami peningkatan, tentunya ini menjadi kekhawatiran yang cukup berat. Kepemimpinan dan Komunikasi di Masa Krisis Covid-19 sangat diperlukan dan dikuasai oleh seseorang yang berperan penting dalam pemerintahan di Indonesia.Penyebaran penyakit Covid-19 yang begitu cepat telah membuat seluruh negara bergerak sedemikian rupa untuk menangani masalah ini.
Tak hanya itu, pandemi corona juga mengakibatkan...
Oleh: Muhadam
SEJAK 1962, Thomas Samuel Khun mencatat periode kejatuhan sains dari waktu ke waktu. Einstein menggeser konsep fisika Newton, temuan oksigen oleh Lovoiser menumbangkan ide awal phlogiston, bahkan eksperimen Galileo mengubur mimpi Aristoteles bahwa benda jatuh dengan laju yang sepadan bobotnya.
Kritik Khun dalam buku populernya The Structure of Scientific Revolutions menjadi pijakan kuat tentang apa yang kita sebut paradigma,...
































